Menampilkan 127 - 132 dari 457 Artikel
Indikator brand image meliputi citra perusahaan, citra produk, dan citra pengguna. Temukan langkah membangun brand image di artikel berikut ini.
Indikator brand image adalah hal yang perlu kamu pahami ketika menjalankan bisnis baru. Mengapa? Brand image adalah pandangan dari audiens (pelanggan dan calon pelanggan) dari bisnis yang kamu jalankan tentang brand yang sedang dibangun. Dengan memahami indikator keberhasilan brand image, kamu dapat mengetahui pandangan orang-orang terhadap bisnismu. Dengan demikian, kamu dapat menjalankan strategi bisnis yang sesuai dengan brand image dari bisnis tersebut.
Jika kamu belum memahami brand image, tenang saja. Pada artikel ini, kami akan membahas tentang apa itu brand image, indikatornya, dan cara membangunnya.
Brand image adalah persepsi dari sebuah brand di benak pelanggan atau menurut pelanggan. Yang bisa juga diartikan, brand image adalah kumpulan keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki pelanggan mengenai brand.
Sejalan dengan yang dikatakan Kotler (2001), menurutnya sebuah image atau citra adalah seperangkat keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki seseorang mengenai suatu objek. Di sisi lain, Keller (1993) menganggap brand image sebagai seperangkat persepsi tentang suatu brand dalam ingatan konsumen.
Definisi lainnya yang lebih sederhana dari brand image adalah persepsi pelanggan terhadap brand berdasarkan interaksi dan pengalaman pelanggan dengan brand atau keyakinan pelanggan tentang brand tersebut.
Sebuah brand dapat dipersepsikan secara berbeda oleh pelanggan yang berbeda. Oleh karena itu, pembentukan brand image yang konsisten adalah tugas yang harus dilakukan oleh semua pemilik bisnis atau orang yang menjalankan bisnis tersebut.
Setiap perusahaan berusaha untuk membangun citra yang kuat karena membantu dalam memenuhi motif bisnis mereka. Dengan memiliki brand image yang kuat, sebuah perusahaan dapat memiliki keuntungan sebagai berikut:
Perusahaan dengan citra yang buruk mungkin kesulitan untuk beroperasi dan mungkin tidak dapat meluncurkan produk baru dengan brand yang sama. Maka dari itu, citra yang baik dari brand sangat penting untuk dibangun.
Perusahaan menghabiskan sebagian besar waktu, tenaga, dan sumber daya dalam membangun identitas brand. Mereka memutuskan bagaimana brand akan terlihat, bagaimana perasaan pelanggan ketika membeli produk dari brand tersebut, di mana brand harus ditempatkan di benak konsumen, dan asosiasi lainnya. Semua ini, jika diringkas, memunculkan kepribadian brand yang pada akhirnya memunculkan brand image ketika pelanggan berinteraksi dengan brand tersebut atau sekadar mengetahuinya.
Sekarang, citra dari brand tidak selalu terbentuk dari interaksi dan pengalaman pelanggan dengan brand tersebut. Ada kalanya calon pelanggan membentuk brand image di benak pelanggan setelah membaca berita tentang brand tersebut atau sekadar setelah melihat ulasan dari seorang influencer mengenai brand tersebut.
Seperti halnya dengan interaksi manusia, ketika kita bertemu dengan seseorang, kita menilai kepribadiannya dan membentuk persepsi tentang dia dalam pikiran kita berdasarkan interaksi yang terjadi. Demikian pula, kita juga dapat membentuk persepsi ketika kita mendengar tentang orang itu dari beberapa teman kita.
Untuk mengetahui seberapa besar persepsi khalayak umum atau audiens terhadap sebuah produk ketika memikirkan produk tersebut, ada yang disebut dengan indikator brand image. Menurut Biel (2004), ada 3 indikator yang dapat membentuk brand image, antara lain:
Citra perusahaan, atau citra korporat, merupakan citra yang terbentuk di dalam perusahaan atau kelompok asosiasi untuk membangun citra dan berperan besar dalam memengaruhi keputusan khalayak umum atau konsumen sebelum membeli produk.
Citra produk merupakan citra yang terbentuk dalam suatu produk yang meliputi atribut produk, manfaat, kegunaan bagi konsumen, serta jaminan dari produk tersebut bagi konsumen. Tanpa adanya citra produk yang kuat dan positif, maka akan sangat sulit bagi sebuah perusahaan untuk menarik konsumen baru dan mempertahankan pasar yang sudah ada.
Jika citra dari produkmu tidak sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen, maka kamu bukan hanya kehilangan konsumen saja namun akan membuat calon konsumen tidak ingin membeli produkmu juga.
Citra pengguna merupakan citra yang terbentuk di dalam diri seseorang yang menggunakan produk atau jasamu berdasarkan kepribadian, status sosial, gaya hidup, dan lain sebagainya. Jika konsumen memiliki kepribadian dan gaya hidup yang mewah dan modern, maka ia cenderung akan membeli berbagai produk dengan desain yang modern dan elegan.
Untuk membangun brand image yang kuat, kamu harus mulai dengan memahami siapa brand milikmu dan apa artinya. Pekerjaan dasar ini membantu kamu memosisikan diri di pasar dan memenangkan hati target pelanggan.
Penting untuk memulai dengan mendefinisikan misi, visi, dan nilai dari brand milikmu karena semua yang dilakukan perusahaanmu (dan setiap pengalaman yang kamu berikan) harus sejalan dengan misi dan nilai milikmu. Inkonsistensi dalam nilai akan merusak brand image, jadi kamu harus menentukan tujuan sebelum mempromosikan brand milikmu.
Selain itu, nilai-nilai dari brand tidak hanya akan menarik pelanggan tetapi juga akan mendorong keterlibatan karyawan. Karyawan yang didorong oleh misi akan bertahan di perusahaan lebih lama dan lebih cenderung menjadi karyawan yang berkinerja lebih tinggi. Memahami misi, visi, dan nilai dari brand (dan mempraktikkan apa yang kamu ceritakan) dapat sangat membantu dalam mempertahankan karyawan dan pelanggan yang bahagia dan produktif.
Pernyataan tentang posisi dari brand milikmu dapat membedakan kamu dari pesaing dan memberi tahu konsumen dengan tepat bagaimana kamu memecahkan kebutuhan audiens target.
Untuk melakukan hal ini, kamu perlu meneliti pesaing dan memahami apa yang membuat brand milikmu unik. Mungkin kamu memiliki kekuatan di area yang menjadi kelemahan salah satu pesaing. Setelah kamu memahami apa yang membuat kamu berbeda, buatlah satu atau dua kalimat pernyataan yang mengomunikasikan nilai unik dari brand milikmu kepada pelanggan.
Sama seperti seseorang, setiap brand membutuhkan kepribadian, suara, dan karakteristik yang unik dan menarik. Mulailah dengan memilih nada dan tulis setidaknya 10 keunggulan dari brand milikmu. Mendefinisikan kepribadian brand akan membawa konsistensi pada pemasaran dan brand image.
Jika kamu tidak tahu siapa calon pelanggan yang ingin diraih, kamu tidak dapat membuat strategi pemasaran yang khusus untuk brand milikmu.
Pertama, kamu harus meneliti pasar dan mengumpulkan data demografis dan psikografis tentang pelangganmu. Kemudian, kamu dapat mengelompokkannya untuk membuat tiga hingga lima representasi fiktif dari pelanggan targetmu. Memahami persona pembeli dan audiens adalah kunci untuk menggambarkan citra yang tepat untuk brand milikmu.
Itu tadi adalah penjelasan singkat mengenai brand image, indikatornya, dan sebagainya. Jika kamu tertarik untuk mempelajari topik ini lebih lanjut, kamu dapat mengikuti kursus manajemen di GreatNusa. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di sini. Semoga pembahasan tentang indikator brand image ini dapat membantumu.
Kenali contoh brand image, baik brand image yang berhasil dan gagal, serta fungsinya bagi perusahaan dalam jangka panjang di artikel berikut ini.
Saat ini, sudah banyak contoh yang berhasil dibangun berbagai perusahaan di mata pelanggan mereka. Kita bisa mempelajari bagaimana cara mereka menciptakan dan meningkatkan pandangan positif terhadap perusahaanmereka di mata pelanggan. Terkesan mudah hanya dengan mengucapkannya.
Meskipun bukan hal yang mudah untuk dikerjakan, bukan berarti kita tidak mampu melakukannya, bukan? Oleh karena itu untuk dapat memahami seperti apa yang dibutuhkan untuk bisa berhasil, maka kita perlu mempelajarinya dari dasar terlebih dahulu. Mari simak penjelasannya berikut ini.
Brand image adalah persepsi masyarakat atau pelanggan terhadap suatu brand atau perusahaan. Memang benar bahwa kamu yang memilih bagaimana brand ingin dipandang. Misalnya dari value-value yang kamu tunjukkan dan dari tone bahasa yang digunakan. Akan tetapi semuanya akan kembali pada bagaimana pelanggan melihat dan mempercayai brand kamu. Brand image sendiri sering disalah artikan dengan brand identity
Meskipun sekilas terlihat sama, sebenarnya keduanya sangat berbeda. Untuk memudahkan, kamu bisa mendefinisikannya dari dua pandangan berbeda. Kamu bisa memahaminya berdasarkan pandangan pelanggan dan pandangan perusahaan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, adalah apa yang pelanggan percayai mengenai brand kamu. Sebaliknya, brand identity adalah identitas yang ditentukan oleh perusahaan.
Identitas perusahaan tercermin dari nilai, budaya, lalu visi dan misi yang dikemukakan oleh perusahaan. Brand image dan brand identity memang berbeda, tetapi keduanya harus berjalan berdampingan dan tidak boleh bertolak belakang. Kalau kamu menentukan nilai integritas, maka kamu harus benar-benar melakukannya agar pelanggan dapat melihat bahwa apa yang disampaikan sesuai dengan apa yang kamu lakukan.
Contoh Brand Image yang sudah berhasil sampai saat ini adalah sebagai berikut,
Coca-Cola adalah salah merek yang paling terkenal di dunia yang mana mereka dapat mempertahankan konsistensinya selama bertahun-tahun. Citra merek mereka dibentuk dari promosi hubungan baik dengan konsumen. Coca-Cola juga meningkatkan brand image dengan cara menggambarkan minuman mereka sebagai kendaraan yang memberikan kebahagiaan. Mereka juga tidak hanya menjual produk, mereka juga menjual gaya hidup
Apple adalah perusahaan teknologi yang sangat terkenal di dunia. Apple membangun brand image melalui desain dan sistem operasi yang berbeda dengan merek lainnya. Secara konsisten, Apple telah membangun brand image yang dikenal sebagai produk yang elegan dan modern.
Salah satu contoh brand image yang berhasil juga adalah Aqua. Brand ini dikenal oleh banyak orang sebagai produk air mineral. Aqua telah membangun brand image yang mana orang-orang pada saat ingin membeli air mineral, mereka secara langsung akan menyebut merek Aqua. Sehingga Aqua berhasil menjadi top of mind konsumen.
Baca Juga : Indikator Brand Image, Pengertian dan Cara Membangunnya
Terdapat dua contoh brand image yang dapat kita lihat dan pelajari. Brand image yang sejalan dengan brand Identity dan yang tidak sejalan.
Brand image yang sejalan dengan brand identity menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memberikan pelayanan mereka yang terbaik. Tidak hanya sekedar slogan keren atau yang menunjukkan kebaikan, tetapi tindakan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Perusahaan seperti ini lebih banyak dicari oleh masyarakat.
Meskipun produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang baik, pelanggan bisa kesal dengan pelayanan buruk yang diberikan. Pada akhirnya penjualan tidak dapat dicapai dan akan memberikan efek domino pada kredibilitas brand tersebut di mata masyarakat. Contoh dari brand identity yang sejalan adalah perusahaan yang mengeluarkan barang luxury asal Italia dengan logo dua huruf G.
Brand identity nya menampilkan barang-barang mewah yang unik. Begitu juga di mata masyarakat, perusahaan ini dipandang sangat mewah dan barang-barangnya memiliki keunikannya tersendiri.
Brand image yang tidak sejalan dengan brand identity menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki kualitas yang bagus. Perusahaan seperti ini dipandang tidak berintegritas oleh pelanggan. Selain itu testimoni yang diberikan oleh pelanggan menjadi jelek. Jika hal ini dibiarkan saja tanpa adanya perbaikan, kredibilitas pelanggan terhadap brand dan perusahaan akan semakin menurun.
Hal ini juga mengakibatkan jumlah penjualan dan pendapatan yang menurun. Contoh dari kasus seperti ini adalah perusahaan penerbangan asal Amerika yang memiliki keterbelakangan antara dan brand identity nya. Slogan “Fly The Friendly Skies” yang berusaha ditunjukkan justru menjadi bahan ejekan di mata pelanggan.
Hal ini diakibatkan pelayanan yang diberikan tidak mencerminkan slogan tersebut. Terdapat banyak kasus barang yang pecah, binatang yang mati, bahkan pelayanan dari pramugari dan pramugara yang sangat tidak sopan. Hal ini mengakibatkan banyak testimoni dan pemberitaan media-media yang buruk, hingga stok saham yang jatuh pada tahun tersebut.
Baca Juga : 4 Cara Meningkatkan Brand Image yang Kuat di Mata Konsumen
Melihat dua contoh di atas, kini kita jadi lebih mengerti mengenai brand image yang memiliki peran penting dalam menjalankan bisnis. Pada penjelasan sebelumnya juga sudah sedikit disinggung mengenai betapa pentingnya brand image. Untuk memperjelas hal tersebut, berikut ini beberapa alasan mengapa merupakan elemen yang penting untuk dijaga.
Saat brand image kamu semakin bagus, kredibilitas brand kamu juga akan semakin meningkat. Para pelanggan menjadi lebih sering datang berkunjung ke akun social media yang brand kamu punya. Mereka juga lebih percaya produk dan brand kamu daripada yang lain.
Brand image kamu yang semakin menguat, akan membawa banyak pelanggan yang baru. Jika sebelumnya tidak banyak orang yang mengenali brand kamu, kini orang justru sangat aware terhadap brand dan perusahaan serta produk yang kamu tawarkan kepada mereka. Testimoni yang baik akibat yang menguat juga akan membuat brand kamu semakin diakui oleh pelanggan. Mereka akan dengan sukarela menceritakan pengalaman baik yang mereka rasakan saat berinteraksi dengan brand kamu.
Semakin banyak pelanggan dan semakin banyak orang yang mengetahui keberadaan brand kamu, maka pendapatan juga pasti akan meningkat. Word of mouth mengenai kualitas kamu juga akan membuat pelanggan banyak berdatangan membeli produk yang kamu tawarkan.
Word of mouth atau testimoni yang diberikan oleh orang-orang disekitar mereka tentunya akan membuat mereka lebih lagi ingin mencoba produk kamu. Faktanya testimoni lebih mempengaruhi keputusan seseorang untuk membeli suatu produk daripada iklan-iklan dan teknik pemasaran lainnya.
Brand image yang menguat akan meningkatkan kredibilitas. Akibat dari hal tersebut adalah peningkatan hubungan yang terbangun antara perusahaan kamu dengan pelanggan. Pengalaman baik yang mereka alami akan membuat mereka terus bertahan dengan brand yang kamu punya. Hal ini tentu sangat menguntungkan kamu sebagai pebisnis.
Menguntungkan karena pelanggan yang memilih untuk menjadi setia dengan brand kamu, berpotensi lebih besar untuk melakukan pembelian ulang. Apalagi kalau kamu terus memperbaiki kualitas layanan dan produk yang kamu punya. Tentu saja pelanggan akan semakin menyukainya dan bertahan dengan brand kamu.
Saat semua pelanggan aware terhadap produk kamu, maka tidak sulit bagi kamu memperkenalkan produk-produk yang baru saja dikeluarkan. Justru pelanggan sangat menanti-nantikan produk baru yang baru kamu rilis. Mereka tidak sabar untuk menggunakan produk dengan kualitas bagus yang pernah mereka rasakan sebelumnya dari brand kamu. Usaha kamu untuk membuat iklan dan memasarkan produk yang baru, jadi tidak terlalu sulit seperti pertama kali kamu memasarkan produk.
Baca Juga: Berikut Manfaat Mempelajari Perilaku Konsumen yang Akan Berdampak Untuk Bisnis Kamu
Sebagai penutup, merupakan kepercayaan pelanggan terhadap brand atau perusahaan kamu. Menjaganya agar tetap sejalan dengan identitas perusahaan kamu, akan sangat mempengaruhi pandangan pelanggan terhadap perusahaan. Jika pandangan pelanggan buruk, tidak hanya kamu yang menurun, tetapi pendapatan dalam penjualan produk kamu juga terkena imbasnya. Tentunya hanyalah salah satu elemen penting di dalam bisnis.
Masih banyak elemen penting lainnya yang juga mempengaruhi bisnis kamu. Kalau kamu tertarik mempelajarinya lebih lanjut, kamu bisa mempelajarinya di GreatNusa. GreatNusa telah mempersiapkan berbagai kursus bisnis onlineyang siap membekali kamu dalam dunia bisnis. Jika kamu ingin membaca artikel berguna lainnya seperti artikel ini yang membahas arti, pentingnya dan contoh , kamu dapat mengunjungi website GreatNusa.
Kenali kelebihan kecerdasan buatan, mulai dari mengurangi human error, memudahkan penggunaan gadget, hingga memecahkan masalah. Simak infonya di sini.
Di zaman teknologi yang serba canggih seperti saat ini, pastinya kamu sudah merasakan beberapa kelebihan kecerdasan buatan atau yang biasa disebut dengan Artificial Intelligence. Tanpa disadari, kamu sudah memanfaatkan teknologi AI di dalam kehidupan sehari-hari melalui gadget yang digunakan saat ini.
Melalui artikel ini, GreatNusa akan memberikan informasi lengkap kepada kamu mengenai beberapa kelebihan kecerdasan buatan yang penting untuk dipahami. Namun, sebelum masuk ke dalam pembahasan utama, mari kita sama-sama pahami terlebih dahulu mengenai pengertian dari Artificial Intelligence.
Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan sebuah teknologi yang diciptakan untuk mempelajari data-data yang kemudian akan dihasilkan menjadi sebuah aktivitas yang biasanya dikerjakan oleh manusia. Kehadiran AI ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1951 yang diaplikasikan pada mesin Ferranti Mark I dan terus berkembang hingga sekarang.
Baca Juga: Pengertian Supervised Learning dalam Machine Learning
Apakah kamu bisa menebak contoh dari teknologi AI yang paling populer atau yang sering digunakan oleh masyarakat saat ini? Contoh penggunaan AI dapat dilihat dari chatbot, robot pengantar makanan, asisten virtual, dan banyak lagi.
Setelah memahami apa itu AI, maka sekarang mari kita simak apa saja kelebihan dari teknologi dalam kehidupan manusia masa kini. Berikut ini, ada tiga kelebihan dari kecerdasan buatan yang perlu kamu pahami, yaitu:
Kelebihan pertama dari kecerdasan buatan adalah mengurangi potensi terjadinya human error. Arti dari human error ini sendiri adalah segala jenis kesalahan yang dilakukan oleh manusia dalam mengerjakan suatu aktivitas.
Sebagai manusia, kadang kala kita lalai dalam melakukan pekerjaan yang telah diberikan. Kelalaian tersebut bisa dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Maka dari itu, kehadiran AI membantu untuk meminimalisir terjadinya human error.
Kecerdasan buatan dapat membantu mengurangi potensi terjadinya human error dalam berbagai bentuk. Misalnya, ada kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk melakukan analisa menyeluruh terhadap sebuah data untuk menilai apakah pekerjaan yang telah dilakukan sudah tepat atau belum.
Baca Juga: Apa Itu Data Science dan Fungsinya dalam Dunia Kerja
Kehidupan manusia saat ini tidak dapat lepas dari gadget canggih yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur. Salah satu fitur yang menggunakan teknologi AI dalam gadget adalah asisten virtual.
Kamu tentu pernah menggunakan “Hi Google” atau “Hi Siri” untuk mengakses asisten virtual, bukan? Asisten virtual merupakan teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk memudahkan kamu dalam menggunakan gadget.
Dengan adanya asisten virtual, kamu dapat menghubungi seseorang melalui gadget hanya dengan menyebutkan sebuah perintah saja. Bahkan, kamu juga dapat mengirim pesan tanpa harus membuka papan ketik dan hanya perlu menyebutkan isi pesan yang akan dikirim.
Kelebihan terakhir dari kecerdasan buatan adalah teknologi ini dapat membantu memecahkan masalah dengan mempelajari data-data yang dimasukkan ke dalamnya. Khususnya bagi para ilmuwan, hadirnya teknologi AI ini dapat membantu mereka dalam menemukan hasil terakurat sebelum diaplikasikan ke dalam bentuk nyata.
Sebagai contoh dapat kamu lihat bagaimana kehadiran AI dapat mempermudah para pelaku bisnis dari segi layanan pelanggan dengan menggunakan chatbot. Teknologi chatbot ini sangat bermanfaat bagi para pebisnis untuk melayani pelanggan secara cepat dan efektif.
Jadi, itulah informasi yang dapat kami berikan dan apabila kamu tertarik untuk mempelajari kecerdasan buatan, GreatNusa memiliki kursus artificial intelligence. Di dalam kursus ini, kamu akan mendapatkan pelajaran penting mengenai AI bagi para pemula. Silakan hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut dan sekian informasi mengenai beberapa kelebihan kecerdasan buatan yang perlu kamu ketahui.
Apa itu lean manufacturing? Metode yang dilakukan untuk meminimalisir pemborosan dalam bisnis. Berikut pengertian dan manfaatnya!
Tahukah kamu, apa itu lean manufacturing? Pernahkah kamu mendengar kata lean manufacturing di dalam dunia profesional?
Melalui artikel ini, GreatNusa akan memberikan informasi lengkap seputar lean manufacturing dan apa saja manfaatnya di dalam dunia bisnis. Selain itu, ada juga informasi lainnya yang penting untuk kamu pahami yaitu tentang posisi pekerjaan yang berhubungan dengan lean manufacturing.
Di dalam berjalannya sebuah bisnis, ada berbagai sumber daya yang harus terbuang karena satu dan lain hal. Sumber daya yang terbuang tersebut termasuk ke dalam kategori pemborosan.
Apabila pemborosan yang dilakukan tergolong besar, maka tentu saja bisnis tersebut akan mengalami kerugian atau seharusnya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi jika ada strategi yang tepat untuk menangani masalah ini. Strategi tersebut yang dinamakan dengan lean manufacturing atau produksi ramping. Metode ini juga diadaptasikan dari Toyota Production System (TPS).
Singkatnya, produksi ramping ini adalah sebuah praktik atau metode yang dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pemborosan di dalam sebuah bisnis. Menghilangkan pemborosan atau waste manufacturing ini menjadi fokus utama yang harus diatasi oleh sebuah perusahaan.
Munculnya pemborosan ini biasanya dikarenakan sebuah perusahaan ingin memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan. Hal ini tidak salah, namun tentu ada solusi yang perlu dicari bersama-sama untuk mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan dengan pemanfaatan sumber daya secara maksimal.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Dengan Proses Produksi dalam Sebuah Perusahaan?
Setelah memahami pengertiannya, apakah kamu tahu apa saja manfaat produksi ramping di dalam dunia bisnis? Ya, produksi ramping secara umum memiliki manfaat untuk mengatasi pemborosan yang dikeluarkan oleh perusahaan.
Selain mengatasi pemborosan, produksi ramping juga dapat membantu perusahaan dalam membangun tim yang lebih kompeten dan berkomitmen. Di samping itu, lean manufacturing dapat membantu perusahaan untuk menggunakan sumber daya yang ada seefektif mungkin dengan tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Metode ini juga dapat meningkatkan value stream di dalam proses produksi suatu perusahaan.
Dibantu dengan perencanaan dalam resource planning, lean manufacturing dapat digunakan secara efisien, sehingga bahan baku dalam proses produksi dapat digunakan secara efektif.
Baca Juga : Apa yang Dimaksud Dengan Proses Produksi dalam Sebuah Perusahaan?
Berikut ini, ada lima hal yang termasuk ke dalam waste manufacturing atau pemborosan yang perlu diperhatikan oleh setiap pelaku bisnis, yaitu:
Proses produksi barang rentang mengalami pemborosan dari segi hasil produksi yang mengalami defects atau cacat. Hasil produksi barang yang mengalami cacat harus diperbaiki kembali atau dijual dengan harga miring dan tentu saja hal ini termasuk ke dalam pemborosan.
Produksi barang yang berlebihan juga termasuk ke dalam pemborosan. Terutama jika sebuah bisnis dihadapkan dengan penurunan minat pasar.
Selain produksi barang yang berlebihan, tahapan proses yang berlebihan juga termasuk ke dalam waste manufacturing. Sebagai contoh, proses quality check yang harus melalui terlalu banyak tahapan demi menyajikan kualitas produk terbaik kepada pelanggan.
Status idle atau waiting (menunggu) menjadi salah satu pemborosan dari segi waktu. Kondisi yang kosong tersebut dapat dimanfaatkan untuk hal-hal produktif yang lebih bermanfaat.
Pembelian bahan mentah atau produksi barang yang berlebihan membutuhkan ruang penyimpanan yang besar. Hal ini termasuk ke dalam pemborosan inventori.
Pemilik bisnis tentu harus dapat mengetahui apa saja pemborosan yang terjadi di dalam bisnisnya dan mulai menyusun metode produksi ramping untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, pemilik bisnis dapat mendelegasikan tugas ini kepada karyawannya yang memegang posisi jabatan manajer operasional.
Baca Juga: Fungsi Manajemen Operasional Untuk Bisnis Yang Efektif
Tugas dari manajer operasional adalah memahami masalah yang terjadi di dalam sebuah bisnis dan merancang sebuah strategi yang berfungsi sebagai solusi efektif dalam memecahkan sebuah masalah. Tentu saja, untuk menjadi seorang manajer operasional, kamu harus membekali diri dengan berbagai program untuk mengembangkan kemampuan diri.
Di GreatNusa, kami memiliki kursus bersertifikasi untuk Operations and Quality Management. Hubungi GreatNusa sekarang juga untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait program kursus ini dan sekian informasi yang dapat kami berikan mengenai apa itu lean manufacturing dan manfaatnya dalam bisnis.
Kenali manfaat pasar global, seperti sebagai pasar yang baru, diversifikasi, hingga meningkatkan keunggulan kompetitif. Simak infonya di artikel ini.
Seperti apa manfaat pasar global? Perkembangan dalam dunia bisnis membuat banyak orang harus bisa memutar otak agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik untuk bisnis mereka. Apalagi saat ini, tren untuk masuk ke pasar global menjadi salah satu hal yang dibutuhkan tiap bisnis agar bisa berdiri dengan lebih baik. Apa saja manfaat pasar global bagi perusahaan yang ingin masuk ke dalamnya? Akankah hal ini benar-benar menjadi sebuah keharusan bagi bisnis-bisnis modern? Temukan jawaban dari pertanyaan ini melalui informasi-informasi yang ada di bawah ini.
Salah satu aspek yang sangat terpengaruhi oleh hadirnya ekspansi pasar global adalah semakin mudahnya pergerakan barang-barang konsumsi untuk bisa mencapai berbagai macam negara. Selain itu, bagaimana bisnis berfungsi & kemampuannya dalam menjangkau kolaborator dan karyawan juga sangat berubah sejak kehadiran pasar global. Pemasaran global ini menjadi salah satu hal penting untuk bisnis modern.
Di era di mana bisnis besar maupun kecil bisa menjual dan mengirimkan produk dan layanan mereka kepada konsumen di seluruh dunia dalam hitungan hari, maka akan sangat mudah bagi kita melupakan bagaimana pasar berfungsi sebelum era digital yang juga hadir dengan inovasi dalam transportasi.
Jika berbicara mengenai pengertian pasar global, maka kita menggapnya sebagai sebuah pasar dalam skala global, di mana barang dan jasa dari satu negara diperdagangkan (dibeli atau dijual) kepada orang-orang dari negara lain. Jika dahulu kita akan sangat kesulitan dalam melihat barang-barang yang di luar negara sendiri, maka kini semuanya bisa dicari dan dikirimkan dengan mudah.
Lantas apa saja manfaat dari kehadiran pasar global ini?
Pasar global ini menghadirkan lahan baru yang bisa digunakan oleh bisnis dan perusahaan untuk menjual barang dan jasa mereka. Kamu juga akan menemui pembeli baru yang sangat berbeda daripada sebelumnya. Secara otomatis juga akan bisa meningkatkan penjualan.
Baca Juga: 7 Strategi Harga untuk Meningkatkan Penjualan
Kehadiran pasar global juga bisa menjadi ajang bagi perusahaan untuk mendiversifikasi usaha mereka. Perusahaan dapat memanfaatkan pasar internasional untuk memperkenalkan produk dan layanan unik, yang dapat membantu mempertahankan aliran pendapatan yang positif, jika di salah satu negara perusahaan beroperasi mengalami masalah.
Baca Juga: 6 Cara Memasuki Pasar Global yang Bisa Dilakukan
Tenaga kerja internasional dapat menawarkan keuntungan unik bagi perusahaan dalam hal peningkatan produktivitas, keterampilan bahasa, latar belakang pendidikan yang beragam, dan banyak lagi. Tentu saja berbagai hal ini menjadi sesuatu yang tidak akan dilewatkan oleh sebuah perusahaan. Selain itu, talenta internasional juga dapat membantu dalam hal inovasi dalam suatu perusahaan dengan ide-ide baru yang sebelumnya tidak pernah dijumpai.
Jika melakukan ekspansi menuju pasar global, maka perusahaan akan bisa mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing atau kompetitor. Misalnya, bisnis yang berkembang di pasar di mana kompetitor mereka tidak beroperasi seringkali memiliki keunggulan sebagai pionir, yang memungkinkan mereka membangun kesadaran akan brand (merek) yang kuat dengan konsumen sebelum pesaing masuk dalam pasar tersebut. Ekspansi internasional juga dapat membantu perusahaan memperoleh akses ke teknologi baru dan ekosistem industri, yang dapat meningkatkan operasi secara signifikan.I
tulah beragam hal yang akan bisa didapatkan perusahaan dan bisnis jika masuk dalam pasar global. Kamu bisa mulai kok dengan membuat bisnis yang bisa mencapai pasar global, ikuti kursus strategi pemasaran global dari GreatNusa. Dapatkan materi-materi berguna yang akan bisa memperdalam pengetahuan kamu. Jadi tunggu apalagi, yuk kunjungi website kami sekarang juga! Semoga informasi mengenai manfaat pasar global ini bisa membantumu!
Cara membuat bisnis model canvas banyak digunakan oleh pebisnis untuk membuat ide dan evaluasi ide-ide tersebut. Simak cara-caranya di sini!
Mengetahui bagaimana cara membuat bisnis model canvas dengan benar akan bisa membantu dalam merancang beragam rencana kedepannya untuk perusahaan atau bisnismu. Menggunakan model bisnis yang mencakup keseluruhan aspek penting yang harus dimiliki perusahaan akan bisa membantu persiapan kamu dengan lebih matang. Ingin tahu cara membuat bisnis dengan model canvas yang benar dengan mudah? Yuk, perhatikan informasi-informasi yang ada di bawah ini, dengan begitu kamu akan bisa menghasilkan perencanaan yang matang untuk mencapai tujuan akhir yang diinginkan.
Bisnis model canvas atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan business model canvas (BMC) ini adalah sebuah cara bagi para pebisnis untuk merencanakan beragam ide bisnis mereka dan kemudian mengevaluasinya berdasarkan poin-poin yang ada di dalam canva bisnis ini. Hal ini sangat membantu menyusun rencana yang matang agar bisnis bisa berjalan dengan lancar. Berikut adalah 9 elemen bisnis model canvas adalah:
Sembilan elemen atau poin/kotak (nine building blocks)inilah yang akan membantu kamu dalam merancang sebuah ide bisnis dengan matang agar dapat terwujud dan memberikan hasil yang diinginkan. Untuk membangun sebuah bisnis model canvas yang baik, maka ada baiknya memperhatikan beberapa hal ini.
Sebelum mulai mengisi sembilan kotak di atas, pertama-tama kamu harus bisa menentukan apa yang menjadi tujuan dari bisnis yang ingin dicapai. Dengan tujuan yang jelas maka proses mengisi BMC akan menjadi lebih mudah.
Baca Juga: Strategi Canvas dan Kunci Sukses Bisnis Kamu
Untuk melakukan hal ini, kamu bisa melakukan segmentasi pasar. Dengan membagi calon pelanggan ke dalam beberapa kelompok dengan karakteristik tersendiri akan bisa memudahkan kamu dalam mengenal mereka dan mengetahui apa yang diinginkan dari perusahaan atau bisnis kamu. Cara ini dapat kamu lakukan di bagian customer segments.
Baca Juga: 9 Contoh Analisis Perilaku Konsumen untuk Digital Marketing
Value proposition atau penawaran nilai adalah hal dasar sebelum memulai bisnis atau merilis produk apa pun. Ini adalah konsep dasar pertukaran nilai antara bisnis dengan para pelanggan/klien. Umumnya, sebuah “nilai’ akan ditukarkan dengan uang ketika dapat menyelesaikan masalah atau pain point yang dirasakan pelanggan. Elemen-elemen di dalamnya meliputi key resources, key activities, dan key partners.
Di sini, kamu harus tahu saluran komunikasi yang bisa digunakan oleh bisnis untuk bisa menyampaikan nilai dan juga sarana membangun hubungan baik. Dengan begitu, kamu akan bisa merencanakan dengan baik pesan dan bagaimana cara kamu menyampaikannya.
Sumber daya yang kamu miliki akan menjadi salah satu hal yang sangat penting ketika ingin membuat sebuah bisnis model canvas. Menentukan dan mengenali dari mana penghasilan bisa didapatkan juga akan mempermudah kamu dalam merancang sebuah canvas bisnis. Dua hal ini akan berkesinambungan dan bekerja satu sama lain, sehingga sangat penting untuk mengenali dua hal ini.
Baca Juga: Mengenal Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Nah, itulah beberapa poin-poin penting yang bisa membantu kamu ketika ingin mengisi bisnis model canvas. Untuk memperdalam pengetahuan kamu mengenai dunia bisnis terutama dalam perencanaan bisnis, maka kursus business plan dari GreatNusa ini akan bisa menjadi pilihan yang baik, dapatkan beragam materi mendalam untuk menambah pengetahuanmu. Yuk mulai belajar bisnis dan ikuti cara membuat bisnis dengan model canvas di atas untuk merancang bisnis kamu!