Menampilkan 235-240 dari 441 Artikel
Kanban adalah pilihan tepat bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola proyek. Hal ini memungkinkan tim proyek untuk mencapai tujuan mereka dengan mudah dan memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan baik.
Saat ini, kanban digunakan dalam berbagai industri, seperti software development, pemasaran, dan banyak lagi, karena kelebihan fleksibilitasnya dalam menyesuaikan dengan kebutuhan tim proyek. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap mengenai pengertian kanban dan cara menggunakannya.
Kanban adalah cara mengatur proyek dengan bantuan papan yang mudah dilihat untuk membuat pekerjaan lebih efisien dan efektif, dibuat untuk visualisasi tugas-tugas dan aliran pekerjaan. Tim proyek menggunakan papan tugas untuk memantau tugas-tugas dan memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan efisien. Setiap tugas ditempatkan pada kolom tertentu pada papan tugas yang mewakili tahap proses, seperti "To-Do", "Doing", dan "Done". Hal ini memudahkan tim untuk memahami bagaimana tugas-tugas terkait dan memantau progres pekerjaan.
Kanban juga memperhatikan kapasitas tim dan mengatur tugas-tugas agar pekerjaan dilakukan tanpa kelebihan atau kekurangan. Hal ini membantu tim untuk bekerja dengan efisien dan efektif, sehingga mereka dapat mencapai tujuannya dalam waktu yang ditentukan.
Kanban dapat disesuaikan dengan kebutuhan tim proyek dan industri yang berbeda dan membuat kanban menjadi pilihan populer bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola proyek.
Baca Juga: Pendekatan Waterfall dalam Manajemen Proyek
Kanban memiliki banyak manfaat dalam pengelolaan proyek, beberapa manfaatnya antara lain:
Visualisasi tugas adalah proses menampilkan informasi tugas atau pekerjaan dalam bentuk visual, seperti diagram, grafik, atau tabel. Dalam kanban, visualisasi tugas biasanya dilakukan melalui papan tugas, yang membantu tim proyek memahami bagaimana tugas-tugas terkait dan memantau progres pekerjaan secara mudah.
Fleksibilitas tercapai melalui pengaturan tugas-tugas dan aliran pekerjaan, yang dapat disesuaikan dengan kondisi proyek dan industri yang berbeda. Fleksibilitas dalam kanban juga memungkinkan tim untuk memodifikasi cara kerja mereka sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang berubah, sehingga memastikan bahwa proyek dapat selalu dilakukan dengan baik.
Komunikasi yang baik membantu tim proyek memudahkan aliran informasi antar anggota, selain itu juga memastikan bahwa tugas yang harus dilakukan dalam proyek tersebut benar-benar dilakukan dan bahwa setiap anggota tim memiliki informasi yang dibutuhkan untuk melakukan tugas dengan baik.
Kanban dapat memastikan bahwa tugas-tugas dilakukan tanpa kelebihan atau kekurangan, sehingga tim dapat bekerja dengan efisiensi.
Kanban dapat membantu meminimalkan kesalahan dan memastikan bahwa tugas-tugas dilakukan dengan baik.
Baca Juga: 8 Cara Mengelola Stress Dan Emosi Negatif Di Tempat Kerja
Kanban digunakan dalam manajemen proyek untuk membantu memastikan aliran kerja yang efisien dan terorganisir. Fungsi kanban lainnya dalam manajemen proyek adalah:
Kanban membantu dalam menentukan tugas apa saja yang harus segera diselesaikan dan tugas apa yang harus ditunda.
Tim proyek dapat melacak perkembangan tugas dan memastikan semuanya seiring dengan jadwal yang ditentukan dengan menggunakan kanban.
Kanban membantu memastikan bahwa setiap tugas diproses oleh orang yang tepat dan bahwa setiap tugas berkaitan saling terhubung.
Penggunaan kanban membantu tim proyek memastikan bahwa setiap tugas selesai tepat waktu dan tidak telantar.
Kanban membantu dalam memastikan bahwa tim proyek bekerja sama dan saling berkoordinasi dalam menyelesaikan tugas.
Kanban juga memiliki fungsi sebagai alat untuk memantau akurasi, lokasi, dan aliran komponen. Operator atau tim produksi dapat mengerti informasi di dalamnya dengan melihat secara tampilan. Oleh karena kanban bergerak bersama komponen, komponen tanpa kanban pun lebih mudah untuk dikenali.
Baca Juga: 7 Manfaat Manajemen Waktu Dalam Dunia Kerja
Terdapat dua jenis kanban yang banyak digunakan dalam perusahaan, yaitu:
Kanban pengambilan adalah jenis kanban yang menjelaskan atau menentukan jenis dan jumlah produk yang harus diambil oleh proses berikutnya dari proses sebelumnya. Ini mengarahkan produksi dan memastikan bahwa produk dapat diterima dan diproses dengan tepat waktu.
Kanban perintah produksi adalah jenis kanban yang berfungsi untuk menjelaskan atau menspesifikasikan jenis dan jumlah produk yang harus dibuat. Kanban ini bertindak sebagai perintah bagi proses produksi untuk memproduksi komponen atau bahan baku sesuai dengan jumlah dan jenis yang ditentukan.
Baca Juga: Jiwa Kepemimpinan: Pengertian, Manfaat, Cara Melatihnya
Berikut ini adalah langkah-langkah cara menggunakan kanban:
Operator produksi pergi ke gudang dengan membawa kanban pengambilan dan palet kosong.
Kemudian, operator mengambil barang/komponen dari gudang dan melepaskan/mencabut kanban perintah produksi dari unit fisik.
Kanban perintah produksi digantikan dengan kanban pengambilan dan ditempelkan pada unit fisik yang diambil.
Operator melakukan pemeriksaan kebenaran spesifikasi barang dan jumlah. Selanjutnya, unit fisik dan kanban bergerak bersama saat diolah dalam proses produksi.
Setelah proses selesai, unit fisik dan kanban perintah produksi disimpan di gudang.
Apakah kamu berniat untuk mengaplikasikan strategi manajemen dalam perusahaannmu? Pelajari topik ini secara lebih mendalam dengan mengikuti kursus proyek manajemen dari GreatNusa. Memiliki pemahaman yang komprehensif tentang proses manajemen strategi akan membantu perusahaan kamu mencapai tujuannya. Mari gabung bersama kami sekarang juga!
Istilah machine learning kerap muncul sebagai salah satu tren teknologi yang semakin banyak berperan dalam era industri digital 4.0. Apa yang dimaksud dengan machine learning? Bagaimana teknologi ini berperan dalam dunia bisnis? Jika kamu berniat memulai bisnis atau memulai karier yang melibatkan analisis dan evaluasi mendalam, pastikan kamu mengetahui dasar-dasar machine learning sebagai berikut.
Machine learning adalah konsep terkait pengambilan dan pembacaan pola data oleh komputer. Dengan kata lain, teknologi machine learning melibatkan proses belajar oleh komputer, di mana sistem komputer membaca pola tertentu dari rangkaian data acak. Hasil pembacaan ini digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari membaca pola perilaku hingga nilai suatu industri.
Machine learning juga terkait dengan tren Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Dalam AI, machine learning memungkinkan teknologi tersebut untuk membaca dan menarik kesimpulan signifikan dari kumpulan data. Hal ini banyak diterapkan di berbagai sistem dan teknologi pendukung bisnis.
AI dan machine learning memiliki pasar potensial di masa depan. Menurut survei Statista, keuntungan dari pasar industri perangkat AI menunjukkan proyeksi peningkatan signifikan sejak tahun 2018, dan diperkirakan mencapai 126 miliar Dolar AS pada tahun 2025. Paduan proyeksi keuntungan serta manfaat teknologi ini bisa menjadi pertimbanganmu untuk semakin terlibat di dalamnya.
Baca Juga: Pengenalan Machine Learning untuk Pemula
Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan machine learning, saatnya kamu memahami manfaatnya agar semakin yakin untuk menerapkannya. Beberapa contoh manfaat tersebut adalah:
Analisis dan pemrosesan data selalu menjadi bagian dari dunia bisnis. Akan tetapi, jika dulu hanya ada sistem hitung dan analisis manual, kini kamu bisa mengandalkan machine learning. Proses analisis dan pemrosesan seperti input data bisa dilakukan secara otomatis sesuai kategori. Kamu bisa menggunakan waktu yang tersisa untuk melakukan hal lain dalam bisnis.
AI dan machine learning bisa secara cepat menerjemahkan pesan ke dalam bentuk lain. Contohnya adalah perubahan pesan teks ke suara (dan sebaliknya) atau penerjemahan teks secara otomatis. Berbagai fungsi ini sering muncul di perangkat seperti situs pencarian dan aplikasi ponsel, sesuatu yang sangat membantu pengguna dan bisa meningkatkan keuntungan perusahaan pengelolanya.
Berbagai bisnis membutuhkan pembuatan dan analisis model finansial serta matematis. Keduanya harus dibuat, dihitung, dan dianalisis secara akurat agar bisa diaplikasikan dengan benar dalam bisnis. Dengan AI dan machine learning, proses ini bisa dilakukan secara cepat dan akurat sehingga minim kesalahan.
Dokumentasi, input data, pembuatan laporan, dan berbagai kegiatan terkait terkenal memakan banyak waktu jika dilakukan secara manual. Kini, berbagai perusahaan menggunakan teknologi untuk membuat dokumentasi dan laporan berdasarkan data yang sudah dimasukkan. Prosesnya pun semakin cepat dan mudah serta minim kesalahan. Kamu pun bisa menghemat waktu untuk melakukan hal lain terkait bisnis.
Ingin bisnis sukses dan meraih banyak pelanggan setia? Salah satu kuncinya adalah memahami segmentasi pelanggan serta karakteristik setiap kelompok. Informasinya bisa kamu gunakan untuk merumuskan strategi pemasaran dan promosi yang tepat. Kamu bisa menggunakan teknologi machine learning untuk menciptakan segmentasi tersebut dari kumpulan besar data. Machine learning “belajar” mengelompokkan karakteristik pelanggan secara mendetail lewat informasi yang sudah kamu masukkan.
Baca Juga: Pengertian Supervised Learning dalam Machine Learning
Apa yang dimaksud dengan machine learning dalam dunia bisnis dan industri? Penerapannya ternyata sudah banyak. Berikut beberapa di antaranya.
AI dan machine learning adalah bagian penting dari teknologi asisten virtual, misalnya Siri dan Cortana. Keduanya memberikan jawaban terbaik terhadap pertanyaan “standar” pengguna (misalnya menanyakan ramalan cuaca atau kabar terbaru dari media daring) lewat masukan data yang sudah diberikan sebelumnya.
Pernahkah kamu melihat produk tertentu di toko daring lalu mendapat rekomendasi produk serupa di bawahnya? Hal ini berkat teknologi machine learning yang membaca minat calon pembeli berdasarkan barang yang mereka klik sebelumnya. Desain machine learning seperti ini juga terlihat dari Amazon yang memperlihatkan barang lain yang bisa kamu beli bersama produk utama yang sedang dilihat.
Chatbot adalah teknologi yang semakin sering terlihat di berbagai situs komersial. Chatbot diterapkan dalam kotak chat yang otomatis muncul ketika kamu membuka situs tersebut (biasanya mereka memulai dengan pesan “Ada yang bisa dibantu?”). Data yang dimasukkan ke dalam chatbot tersebut membuatnya mampu menjawab pertanyaan standar.
Analisis pada peramban (browser) adalah bukti adanya machine learning yang mempelajari perilaku penggunaan internetmu. Ketika kamu rajin mencari suatu informasi, peramban akan mengisi kotak kosong dengan teks prediksi secara otomatis, tergantung apa yang kamu sering cari. Hal ini berarti peramban membaca perilakumu dengan mudah.
Baca Juga: 7 Contoh Kecerdasan Buatan yang Berhasil Diterapkan
Mengadopsi teknologi baru yang menyeluruh seperti machine learning membutuhkan strategi agar penerapannya bisa jangka panjang. Inilah beberapa tips agar teknologi tersebut bisa terus berjalan:
Teknologi machine learning semakin berkembang dan perusahaan wajib merespons dengan mempekerjakan staf berkeahlian spesifik. Contohnya adalah insinyur data, peneliti data, dan mekanik AI. Keahlian spesifik mereka membutuhkan investasi, tetapi mereka mampu menjaga dan meningkatkan daya kerja teknologi yang diadopsi perusahaanmu.
Hasil pengambilan dan analisis data lewat machine learning harus melalui proses pengukuran agar kamu bisa mengukur potensi kesuksesan teknologi tersebut. Metrik dan sistem pengukuran tersebut harus dilakukan oleh pakar profesional yang sengaja ditunjuk. Sistem tersebut tidak hanya menjaga kinerja teknologi, tetapi juga memudahkanmu untuk mengukur kemajuan dan kemunduran perusahaan lewat tren data yang dibaca.
Penerapan machine learning wajib melalui sistem manajemen rinci, dari pemasangan, pemeliharaan, pelaksanaan, perbaikan, hingga evaluasi. Semuanya harus memiliki daftar tugas rutin agar bisa dikelola secara rapi. Perusahaan juga wajib menciptakan sistem perlindungan privasi data sejak awal, bukan menambahkannya belakangan. Transparansi, manajemen yang baik, serta privasi data adalah kunci penerapan sukses.
Ingin belajar lebih jauh tentang machine learning? Ikuti kursus pengembangan diri dan karier lewat GreatNusa, penyedia kursus daring dengan materi digital. Selain kursus, GreatNusa juga rutin mengadakan webinar dengan berbagai tema, termasuk teknologi data, AI, dan machine learning.
GreatNusa menyediakan kursus dan webinar bertema teknologi, misalnya Introduction to Artificial Intelligence dan Praktik Data Science untuk Pemula. Setiap kursus disampaikan oleh instruktur yang ahli di bidangnya, lengkap dengan materi digital yang mudah diakses. Semua materinya juga disesuaikan dengan tuntutan era industri digital 4.0 sehingga keahlian yang kamu dapat lebih relevan.
Mengetahui apa yang dimaksud dengan machine learning serta cara kerja dan contohnya memberimu ilustrasi tentang tren bisnis masa depan. Ikuti kursus di GreatNusa untuk mempelajari beragam ilmu terkait teknologi dan tren ini.
By greatnusa • 16 Februari 2023
Perusahaan mana pun pasti memerlukan perencanaan matang sebelum memproduksi produk. Fungsi perencanaan produksi adalah memastikan agar proses pembuatan produk tetap berjalan lancar dan jumlahnya bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Tentunya ada langkah sistematis yang harus kamu ikuti untuk mewujudkan fungsi tersebut. Simak artikel ini untuk memahami segala informasi mengenai perencanaan produksi.
Mari kita mengenal pengertian perencanaan produksi dahulu sebelum membahas fungsi dan langkahnya. Buffa dan Sarin dalam bukunya “Manajemen Operasi dan Produksi” mendefinisikan perencanaan produksi sebagai proses pembuatan produk dalam jangka waktu tertentu agar tetap sesuai jadwal dan perkiraan operasi bisnis.
Perencanaan produksi juga membutuhkan sumber daya yang terorganisir agar bisa membuat produk sesuai kebutuhan perusahaan. Sumber daya tersebut mencakup tenaga kerja, bahan baku, mesin, peralatan, dan sebagainya. Selain sumber daya, perencanaan produksi juga membutuhkan data permintaan produk (demand) yang bisa disediakan perusahaan (supply) dalam jangka panjang.
Secara umum, perencanaan produksi merupakan proses menentukan jumlah produk yang akan dibuat, kebutuhan bahan baku, jadwal produksi, dan jadwal pengiriman produk. Perencanaan produksi juga meliputi pembuatan rencana anggaran biaya produksi, kapasitas produksi, dan pengendalian persediaan agar bisa memenuhi permintaan pasar.
Baca Juga: Rumus Biaya Produksi: Pengertian dan Contoh Perhitungan
Tujuan utama perencanaan produksi yaitu memastikan agar produk dapat diproduksi dan dijual sesuai permintaan pasar. Selain itu, perencanaan produksi juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui pengurangan biaya produksi dan peningkatan kualitas produk. Tujuan lain yang dicapai dari perencanaan produksi yaitu menjamin bahwa produk akan tersedia tepat waktu.
Assauri (2011) juga mengungkapkan 5 tujuan perencanaan produksi yang bisa dicapai oleh perusahaan, yaitu:
Perencanaan produksi memiliki fungsi krusial dalam kegiatan kewirausahaan agar proses produksi berjalan lebih efektif. Fungsi perencanaan produksi adalah:
Perusahaan memproduksi produk berdasarkan hukum permintaan dan penawaran pasar. Perencanaan produksi berfungsi untuk menghasilkan jenis produk yang sedang dibutuhkan oleh konsumen. Kamu juga bisa menentukan jumlah dan kualitas produk agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam jangka waktu panjang.
Perencanaan produksi juga berfungsi untuk memperkirakan biaya produksi agar tetap efisien dan sesuai anggaran. Proses produksi akan berjalan lancar apabila perusahaan menyediakan biaya produksi yang cukup.
Perencanaan produk juga membantu kamu dalam menentukan waktu peluncuran produk. Kamu bisa membuat jadwal mulai dari pengolahan bahan baku, penambahan fitur, hingga proses akhir produksi. Ketika waktu peluncuran sudah tiba, produk kamu pun siap dipasarkan kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Dengan Proses Produksi dalam Sebuah Perusahaan?
Ada lima jenis perencanaan produksi yang harus kamu pahami. Berikut penjelasan lengkapnya.
Metode ini dikenal sebagai project-based production dan ideal untuk memproduksi produk sesuai permintaan. Metode pekerjaan mengutamakan perencanaan dan produksi manufaktur setiap barang. Metode ini melibatkan diskusi agar bisa mengantisipasi hambatan yang mungkin terjadi dalam proses produksi.
Metode ini mengacu pada proses produksi barang secara berkelompok. Tim manajemen bisa memantau proses produksi secara langsung sehingga bisa melakukan perbaikan secepat mungkin apabila terjadi kesalahan pada batch produksi sebelumnya.
Metode aliran (flow) menggunakan hubungan setiap tahapan manufaktur dan langkah pencegahan hambatan produksi. Dalam metode ini, kamu harus lebih intensif dalam melakukan standardisasi dan kontrol kualitas. Metode aliran ideal untuk produk yang diproduksi secara satuan dan tidak memerlukan desain khusus. Inventarisasi diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan produksi dalam bentuk apa pun.
Metode ini menonjolkan transisi dari tahap manufaktur sebelumnya ke tahapan berikutnya. Proses transisi harus berjalan semulus menggunakan metode otomatisasi secara signifikan. Metode proses biasanya diterapkan pada produksi bahan cair karena membutuhkan pemantauan ketat dalam produksinya. Pemantauan ini bertujuan agar setiap tahapan produksi telah memenuhi standar.
Metode produksi massal hampir mirip seperti metode aliran, tetapi melibatkan lebih banyak alur dan otomatisasi agar bisa mempersingkat waktu produksi. Namun, metode ini tidak sama seperti metode batch karena produk tidak harus diproduksi secara berkelompok. Perencanaan produksi massal membutuhkan perkiraan permintaan produk serinci mungkin agar tidak terjadi kelebihan stok.
Baca Juga: 4 Tugas Manajemen Produksi dalam Sebuah Perusahaan
Perencanaan produksi membutuhkan langkah yang sistematis agar pelaksanaannya berjalan lancar. Berikut empat tahap dalam merencanakan produksi.
Routing merupakan penentuan jalur produksi yang akan dilalui, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga tahap akhir proses produksi. Routing mencakup penentuan sumber daya yang dibutuhkan pada setiap tahap proses produksi, termasuk mesin, peralatan, dan tenaga kerja.
Sesuai istilahnya, scheduling merupakan tahap pengaturan jadwal produksi. Kamu akan menentukan waktu produksi dimulai serta kuantitas produk yang harus dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Scheduling juga mencakup penentuan urutan produksi produk agar berjalan sistematis sampai menjadi produk yang siap diluncurkan.
Tahap ini merupakan tahap pembagian tugas produksi. Kamu harus membuat daftar tugas yang harus dilakukan oleh setiap karyawan dalam setiap tahap produksi. Dispatching mencakup pemantauan kinerja setiap karyawan dan mesin yang digunakan dalam proses produksi agar berjalan sebagaimana mestinya.
Terakhir, kamu akan melakukan pemantauan dan evaluasi produksi. Tahap ini berfokus pada proses produksi, evaluasi kinerja produksi, serta mengambil langkah yang harus diperlukan untuk mengatasi masalah yang muncul. Follow-up mencakup penyesuaian jadwal dan rencana produksi apabila terjadi perubahan dalam permintaan pasar atau kondisi selama produksi barang.
Perencanaan produksi memiliki peran vital dalam kewirausahaan, bukan? Perlu diingat bahwa fungsi perencanaan produksi adalah untuk memastikan agar proses produksi tetap berjalan lancar dan menghasilkan jumlah produk sesuai permintaan pasar.
Masih banyak hal yang harus kamu kuasai tentang operasi dan produksi jika ingin menerapkan sistem produksi yang efektif di perusahaan. Kini, kamu bisa mempelajarinya secara online melalui kursus Analisis Produksi dan Operasi - Lean Manufacturing dari GreatNusa. Kamu akan mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan kursus sehingga lebih mudah mencari pekerjaan di bidang produksi. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang kursus ini.
By greatnusa • 16 Februari 2023
Bekerja menuntut setiap karyawan untuk bisa menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya dan tepat pada waktunya. Artinya, kamu dituntut untuk memiliki kinerja dan produktivitas yang maksimal setiap harinya. Siapa sangka, ternyata masih banyak pekerja yang mengira bahwa produktivitas dan kinerja adalah dua hal yang sama.
Padahal, meski sekilas tampak serupa, ada beberapa hal yang membuat kinerja dan produktivitas menjadi dua hal yang tidak sama. Inilah mengapa kamu perlu memahami dengan baik definisi dari produktivitas, performa kerja atau kinerja, dan apa perbedaan kinerja dan produktivitas dalam kaitannya dengan pekerjaan dan dunia usaha.
Secara umum, produktivitas dalam bekerja didefinisikan sebagai ukuran komparasi atau perbandingan antara kuantitas dan kualitas kerja seorang karyawan. Produktivitas kerja dinilai dalam satuan waktu atau periode dengan tujuan untuk mencapai prestasi atau hasil yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan semua sumber daya.
Jika diperhatikan dalam sudut pandang yang lebih sederhana, produktivitas kerja sebenarnya memiliki keterkaitan antara masukan dan keluaran. Kamu bisa memperhatikan dari banyaknya sumber daya yang dipakai dan waktu yang dibutuhkan dalam suatu proses kerja. Tujuannya yaitu untuk mencapai kualitas dan kuantitas hasil pekerjaan yang maksimal.
Produktivitas kerja sendiri punya dua sudut pandang, yaitu efektivitas dan efisiensi. Efektivitas memiliki fokus utama pada pencapaian yang dilakukan seorang karyawan dan berhubungan dengan waktu, kualitas, dan jumlah pekerjaan yang berhasil dikerjakan. Sementara itu, sudut pandang efisiensi memiliki fokus utama pada segala usaha dan upaya yang dilakukan untuk membandingkan masukan dengan keluaran.
Sementara itu, kinerja atau performa kerja merupakan proses melaksanakan atau mengerjakan suatu tugas, fungsi, atau tindakan tertentu. Kinerja mengacu pada kemampuan seseorang untuk mencapai apa yang diharapkan oleh perusahaan. Pengukuran kinerja seorang karyawan berasal dari tingkat keberhasilan yang telah disepakati sebelumnya, misalnya diukur dengan KPI.
Artinya, performa kerja suatu karyawan bisa dibilang sama dengan peringkat yang baik atau memuaskan dalam menyelesaikan pekerjaan, tugas, aktivitas, maupun tanggung jawab sesuai dengan bidang pekerjaannya. Biasanya, perusahaan akan melakukan evaluasi atau penilaian terhadap kinerja karyawan dalam kurun waktu tertentu, misalnya setiap kuartal, pertengahan tahun atau enam bulan sekali, atau langsung pada akhir tahun.
Umumnya, perusahaan akan memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap pencapaian kinerja karyawan yang baik. Penghargaan bisa berupa kenaikan gaji, bonus, insentif hingga promosi jabatan.
Baca Juga: Definisi dan Cara Evaluasi Kinerja Karyawan
Kamu perlu tahu bahwa meningkatkan kinerja bisa menjadikan diri lebih produktif. Padahal, sebenarnya tidak demikian. Jadi, jelas ada perbedaan kinerja dan produktivitas yang cukup kentara yang meliputi aspek berikut:
Aspek pertama yang membedakan kinerja dan produktivitas adalah fokus dan tujuan keduanya. Produktivitas berfokus pada keluaran yang dihasilkan yang dinyatakan sebagai perbandingan antara apa yang bisa kamu hasilkan dengan masukan berupa jam kerja. Singkatnya adalah mencapai hasil setinggi atau sebanyak mungkin dengan waktu kerja sesedikit mungkin.
Sementara itu, kinerja sering kali didasarkan pada aktivitas yang kamu lakukan, bisa kuantitatif maupun kualitatif yang diukur berdasarkan perjanjian tertentu. Melalui kinerja, seorang karyawan bisa mengetahui potensi dan kemampuan dirinya, apakah sesuai dengan harapan perusahaan atau tidak.
Aspek kedua yaitu bagaimana cara mengukur produktivitas kerja dan kinerja seorang karyawan. Setiap posisi atau peran karyawan tentunya berbeda sehingga metrik yang digunakan untuk mengukur kinerja karyawan bergantung pada jenis bisnis atau divisi seorang karyawan.
Meski begitu, ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mengukur kinerja dari seorang karyawan, yaitu:
Sementara itu, mengukur produktivitas karyawan juga tidak bisa dibilang mudah. Sekali lagi, ini karena setiap karyawan punya peran dan tanggung jawab yang berbeda. Jadi, biasanya divisi personalia menggunakan metrik yang umum untuk mengukur tingkat produktivitas para karyawan. Beberapa metrik yang digunakan secara general tersebut di antaranya:
Baca Juga: Apa Itu Kerja Remote Selama WFH?
Perbedaan kinerja dan produktivitas berikutnya ada pada faktor yang memengaruhi keduanya. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja seseorang yaitu:
Berbeda dengan produktivitas, berbagai faktor yang memengaruhi baik atau tidaknya kinerja seorang karyawan dalam perusahaan yaitu:
Aspek terakhir yang membedakan kinerja dan produktivitas kerja adalah cara yang bisa dipakai untuk membantu memaksimalkan keduanya. Terkait dengan produktivitas kerja, cara yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkannya adalah:
Sedangkan cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja seorang karyawan yaitu:
Jadi, sekarang kamu sudah mengetahui pengertian dari produktivitas, kinerja, dan perbedaan kinerja dan produktivitas yang berkaitan dengan dunia kerja. Meski tidak langsung berkaitan satu dengan lainnya, baik performa kerja maupun produktivitas sama-sama menjadi hal yang penting dalam menentukan karir di perusahaan. Inilah mengapa kamu perlu tetap seimbang dalam meningkatkan performa dan produktivitas.
Baca Juga: Arti Perilaku Organisasi dan Elemen, Manfaat, Serta Konsepnya
Yuk, pastikan kamu bisa meningkatkan performa dan produktivitas kerja dengan cara yang tepat! Salah satunya adalah bergabung dengan GreatNusa. Banyak sekali ilmu yang bisa kamu pelajari dengan mengikuti kursus online sesuai dengan minat dan kebutuhan kamu. Mulai dari Bisnis Dasar, Bisnis Digital, Kewirausahaan, Bahasa, Sistem Informasi, Sistem Komputer, AI dan Machine Learning, Komunikasi, hingga Website Development.
Tidak perlu khawatir dengan waktu kursus karena kamu bisa mengatur sendiri jam dan tempat belajar dengan menggunakan fitur auto-tracking. Bahkan, kamu juga bisa melakukan kolaborasi dengan banyak mitra dan komunitas belajar yang sudah bekerja sama dengan GreatNusa. Jangan sampai ketinggalan, ya! Gabung sekarang dan raih banyak ilmu di GreatNusa!
Manajemen sumber daya manusia adalah cara atau metode suatu organisasi atau perusahaan dalam mengelola setiap individu di dalam tubuhnya agar dapat selaras dengan visi dan misi organisasi atau perusahaan tersebut. Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai manajemen sumber daya manusia, baca artikel ini hingga akhir!
Manajemen sumber daya manusia merupakan sebuah rangkaian proses yang meliputi tahap perencanaan, perekrutan, pengembangan, dan pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi. Manajemen sumber daya manusia memainkan peran vital karena sumber daya manusia adalah aset terpenting bagi sebuah perusahaan. Proses ini melibatkan pengembangan keterampilan karyawan, pengembangan sistem pengelolaan kinerja, dan pengembangan kultur organisasi yang positif.
Baca Juga: Mengenal Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Ada beberapa tujuan yang diharapkan ketika menerapkan manajemen sumber daya manusia. Berikut adalah beberapa tujuan mengapa suatu organisasi menerapkan manajemen sumber daya manusia.
Tujuan pertama dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk menjamin ketersediaan tenaga kerja. Manajemen sumber daya manusia juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karyawan memiliki kondisi kerja yang adil dan menyenangkan, serta menerima kompensasi yang sesuai dengan kontribusi mereka. Semua hal ini berkontribusi untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang konsisten dan memenuhi standar yang dibutuhkan oleh organisasi.
Tujuan lain dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkualitas. Manajemen sumber daya manusia juga bertanggung jawab untuk mengelola dan mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan lingkungan kerja, seperti diskriminasi, intimidasi, dan konflik antar karyawan agar lingkungan kerja berkualitas.
Manajemen sumber daya manusia juga memiliki tujuan untuk menerapkan prinsip dan nilai perusahaan kepada para pekerjanya. Manajemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karyawan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip perusahaan, seperti integritas, keterbukaan, dan kerja sama, dalam pekerjaan mereka sehari-hari.
Manajemen sumber daya manusia juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja pada suatu organisasi atau perusahaan. Manajemen sumber daya manusia juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karyawan memiliki alat dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas mereka dengan efisien.
Manajemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karyawan merasa dihargai dan merasa memiliki kontribusi yang berarti bagi organisasi. Keseimbangan yang baik antara kepentingan perusahaan dan kepentingan karyawan dapat membantu meningkatkan motivasi, keterikatan, dan produktivitas karyawan, sehingga memastikan kesuksesan jangka panjang dari organisasi.
Baca Juga: 8 Cara Mengelola Stress Dan Emosi Negatif Di Tempat Kerja
Selain tujuan, kamu juga harus tahu beberapa fungsi penting manajemen sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi atau perusahaan. Berikut adalah fungsi manajemen SDM yang harus kamu ketahui!
Fungsi manajemen sumber daya manusia memegang peranan penting di dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Dalam hal ini, manajemen perlu memastikan bahwa proses rekrutmen dan seleksi berlangsung dengan benar dan objektif, memastikan bahwa kandidat yang dipilih memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan baik.
Manajemen sumber daya manusia juga memiliki fungsi untuk memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan baik. Hal ini bisa dilakukan melalui pelatihan dan pengembangan karyawan yang teratur. Pelatihan ini bisa meliputi pelatihan teknis untuk meningkatkan keterampilan karyawan, serta pelatihan soft skill untuk meningkatkan kinerja karyawan secara keseluruhan.
Manajemen sumber daya manusia juga memiliki fungsi penting dalam perencanaan karier karyawan dalam bisnis. Hal ini karena manajemen sumber daya manusia meliputi memastikan bahwa karyawan memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam karier mereka dan membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Fungsi Manajemen SDM juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karyawan memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan keterampilan mereka.
Selain itu, manajemen sumber daya manusia juga berfungsi dalam manajemen kinerja karyawan dalam bisnis. Manajemen kinerja dilakukan dengan cara menetapkan standar kinerja, mengukur kinerja karyawan, dan memberikan umpan balik dan motivasi untuk meningkatkan kinerja. Manajemen SDM juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah kinerja yang mungkin muncul dan memastikan bahwa setiap karyawan memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan meningkatkan kinerja mereka.
Baca Juga: 4 Perbedaan Kinerja dan Produktivitas dalam Dunia Kerja
Jika kamu memutuskan untuk menerapkan manajemen sumber daya manusia pada perusahaan, ada sederet manfaat yang tentunya bisa dirasakan. Berikut adalah manfaat yang pasti kamu dapatkan dengan menerapkan manajemen sumber daya manusia!
Manajemen sumber daya manusia memfokuskan pada pengembangan keterampilan dan kompetensi karyawan, sehingga membantu perusahaan dalam meningkatkan inovasi dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis. Keterampilan dan kompetensi karyawan yang terus ditingkatkan akan membantu perusahaan menjadi lebih inovatif dan adaptif, sehingga memastikan kesuksesan jangka panjang dalam lingkungan bisnis yang makin kompetitif.
Menerapkan manajemen sumber daya manusia akan membantu perusahaan kamu untuk memastikan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Hal ini juga akan berdampak dalam mengatasi masalah yang mungkin muncul antara karyawan atau antara karyawan dan perusahaan.
Manajemen SDM dapat membantu mengatasi masalah ini dengan mengidentifikasi sumber masalah dan menyediakan sarana komunikasi yang efektif bagi para pekerja untuk berbicara dan mengatasi masalah mereka. Mereka juga dapat memfasilitasi forum diskusi dan membantu menemukan solusi yang sesuai bagi semua pihak yang terlibat.
Manajemen SDM memainkan peran penting dalam memastikan bahwa perusahaan memenuhi standar hukum. Mereka melakukan riset untuk memastikan bahwa semua prosedur dan praktik yang digunakan sesuai dengan hukum yang berlaku dan memastikan bahwa semua pegawai mengikuti prosedur yang tepat.
Baca Juga: Akuntansi Biaya: Definisi, Jenis, Fungsi, dan Penerapannya
Jika kamu masih bingung mengenai bagaimana manajemen sumber daya manusia bisa diterapkan pada perusahaan. Berikut adalah contoh-contoh manajemen sumber daya manusia yang dapat membantu kamu memahami konsep manajemen yang satu ini!
Perencanaan perekrutan dan pengembangan karyawan adalah proses yang melibatkan identifikasi kebutuhan perusahaan akan sumber daya manusia dan merencanakan cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Perencanaan ini termasuk perencanaan perekrutan, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
Contoh selanjutnya adalah perencanaan kompensasi dan benefit bagi karyawan. Perencanaan kompensasi dan benefit adalah proses membuat rencana untuk memberikan gaji, bonus, insentif, dan manfaat lain kepada karyawan.
Perencanaan suksesi dan karier merupakan proses untuk menentukan bagaimana mempersiapkan dan mengembangkan karyawan untuk posisi-posisi yang lebih tinggi dalam jangka panjang. Perencanaan ini dapat membantu perusahaan untuk memastikan kontinuitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Agar tidak salah dalam menerapkan manajemen sumber daya manusia di perusahaan, kamu bisa belajar kapan saja dan di mana saja mengenai manajemen sumber daya manusia bersama dengan GreatNusa! GreatNusa menghadirkan banyak pilihan untuk kamu mempelajari bisnis dan manajemen yang dikemas dalam kursus online. Segera daftarkan diri kamu untuk belajar bersama kami!
Supply chain management atau manajemen rantai pasokan adalah sebuah istilah yang tidak asing dalam dunia bisnis. Efisiensi dan efektivitas pada rantai pasokan sebuah perusahaan akan memberikan dampak yang sangat besar pada kesuksesan usaha secara keseluruhan. Untuk bisa meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnismu lebih jauh, kamu perlu meningkatkan dan mengoptimalkan rantai pasokan.
Untuk bisa mengoptimalkan rantai pasokan, kamu tentu harus memahami terlebih dahulu apa itu manajemen rantai pasokan dan bagaimana cara kerjanya. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
Manajemen rantai pasokan adalah penanganan seluruh aliran dalam produksi barang dan jasa. Mulai dari komponen mentah sampai pengiriman produk akhir yang siap pakai ke konsumen. Sebuah perusahaan menciptakan jaringan pemasok yang akan memindahkan produk dari pemasok bahan mentah ke perusahaan atau organisasi yang berhubungan langsung dengan pengguna.
Sistem manajemen rantai pasokan yang disusun dengan efektif dapat meminimalkan biaya dan waktu dalam siklus produksi. Berbagai industri biasanya memiliki standar masing-masing untuk rantai pasokan mereka. Dalam bisnis ritel misalnya, pengecer akan secara otomatis memberikan sinyal kepada produsen jika barang yang tersedia hampir habis. Dengan begitu, rak akan tetap terisi dan proses penjualan bisa terus berjalan tanpa gangguan.
Baca Juga: Bagaimana Proses Manajemen Strategis Berjalan di Perusahaan?
Manajemen rantai pasokan bisa berjalan dengan baik jika mempertahankan 4 elemen utama yang ada di dalamnya. Dengan empat elemen tersebut, bisnismu bisa mendapatkan beragam manfaat termasuk dukungan strategi bisnis, peningkatan hubungan dan kepuasan pelanggan serta efisiensi kinerja, respons dan peningkatan kualitas. Keempat elemen tersebut adalah:
Integrasi yang dimaksud adalah adanya informasi yang akurat dan andal tentang aktivitas dan detail rantai pasokan. Dengan begitu kesalahan, penundaan, kekurangan dan kelebihan/kekurangan stok bisa ditanggulangi dengan segera. Adanya integrasi ini juga memungkinkan kamu sebagai pemilik bisnis untuk merencanakan dan mengurangi masalah yang menyebabkan gangguan pasokan.
Sama pentingnya dengan menjaga rantai pasokan yang kuat, operasi atau kegiatan operasional merupakan tulang punggung dari pekerjaan yang dilakukan oleh produsen. Saat ini, banyak perusahaan yang melakukan evaluasi operasional secara konstan untuk mengidentifikasi hal apa yang bisa dilakukan dengan lebih efisien. Ini bisa dilakukan dengan memantau peralatan untuk memastikan bisnis mendapatkan hasil maksimal atau dengan mengurangi jam kerja ketika produksi melambat. Dengan cara ini, rantai pasokan bisa berjalan dengan lebih optimal.
Elemen pembelian atau purchasing dalam rantai pasokan memastikan perusahaan memiliki semua yang dibutuhkan untuk berjalannya kegiatan operasional termasuk bahan, perlengkapan, alat dan tenaga kerja. Sebelum proses dilakukan, kamu harus memastikan memiliki semua ini sebelum kamu benar-benar membutuhkannya. Tanpa pembelian yang tepat, kamu bisa kehabisan bahan baku yang bisa menunda produksi atau kelebihan bahan baku yang bisa membebani anggaran perusahaan.
Rantai pasokan akan berakhir ketika produk mendarat di rak toko tempat pelangganmu bisa membelinya. Tetapi untuk membuat produk bisa sampai di sana, dibutuhkan juga proses pengiriman yang terencana dengan baik. Sebagian besar perusahaan saat ini menggunakan perangkat lunak logistic untuk mengelola pengiriman produk mereka. Baik ketika mereka menangani proses pengiriman tersebut sendiri, atau mengirimkannya lewat pihak ketiga.
Ketika proses pengiriman dilakukan dengan benar, produk bisa berpindah dengan cepat dari gudang ke pelanggan.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Manajemen Strategis: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Prosesnya
Manajemen rantai pasokan adalah upaya pemasok untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rantai pasokan yang seefisien dan seekonomis mungkin. Rantai pasokan sendiri mencakup segala sesuatu mulai dari pengembangan produk, produksi hingga sistem informasi yang diperlukan untuk melakukan usaha.
Biasanya, manajemen rantai pasokan mencoba mengontrol atau menghubungkan proses produksi, pengiriman dan distribusi suatu produk secara terpusat. Dengan mengelola rantai pasokan, perusahaan bisa memotong biaya berlebih untuk mengirimkan produk ke konsumen dengan lebih cepat. Hal ini dilakukan dengan menjaga kontrol yang lebih ketat atas persediaan internal, produksi internal, distribusi, penjualan serta persediaan vendor perusahaan.
Baca Juga: Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Perusahaan
Pada dasarnya, setiap perusahaan memiliki strategi masing-masing untuk menjalankan manajemen rantai pasokan mereka. Tujuannya tentu saja agar kebutuhan pelanggan terpenuhi dan target perusahaan bisa tercapai. Beberapa contohnya antara lain:
Setelah melampaui Walmart sebagai perusahaan ritel terbesar dunia dalam beberapa dekade terakhir, konsep ‘online big box’ yang diusung oleh Amazon adalah contoh sempurna dari manajemen rantai pasokan yang unik. Sebagai e-commerce, Amazon melampaui toko ritel dengan mengirimkan langsung produk dari gudang mereka ke rumah pelanggan. Inovasi rantai pasokan yang diciptakan oleh Amazon adalah dengan menjadikan proses pengiriman produk sebagai bagian terakhir dari rantai pasokan mereka. Saat ini, banyak perusahaan di berbagai belahan dunia yang meniru sistem rantai pasokan mereka.
Di saat banyak produsen mobil membuat pabrik di berbagai negara, Tesla membuat mobil yang inovatif, populer dan mewah di California, di sebuah lokasi real estate yang sangat mahal. Alih-alih membuat rantai pasokan yang panjang, mereka punya supply chain yang terintegrasi secara vertikal, dengan pabrik mobil layanan lengkap di dekat kantor pusat perusahaan, Tesla memiliki hampir semuanya.
Baca Juga: 4 Tugas Manajemen Produksi dalam Sebuah Perusahaan
Seperti yang sudah disebutkan pada pembahasan sebelumnya, manajemen rantai pasokan yang baik akan mendukung ketersediaan produk di pasaran. Jika ada salah satu elemen yang mengalami kekurangan, maka ini akan berpengaruh pada elemen lain dalam rantai pasokan. Salah satu contohnya bisa kita lihat pada kasus McDonald's yang terpaksa meniadakan menu French fries atau kentang goreng ukuran large di beberapa negara.
Pada Desember 2021 lalu, McDonalds Jepang mengumumkan bahwa mereka tidak akan menjual lagi kentang goreng dalam ukuran besar. Hambatan rantai pasokan yakni terbatasnya sumber kentang dari Amerika Utara membuat perusahaan membuat kebijakan ini. Untungnya, konsumen masih bisa membeli kentang goreng ukuran medium.
Konsumen Indonesia dan Malaysia juga turut terkena imbasnya. Mulai 2 Februari 2022 ini, McDonalds Indonesia juga akan meniadakan menu kentang goreng. Masalah utamanya juga masih berhubungan dengan krisis rantai pasokan yakni keterbatasan kentang mentah yang menjadi bahan baku akibat pandemi. Sama seperti di Jepang, untuk sementara konsumen Indonesia masih bisa menikmati menu kentang goreng dengan membeli ukuran medium.
Rantai pasokan adalah sebuah sistem yang kompleks. Agar bisa berjalan dengan baik, semua komponen harus diatur dengan manajemen yang baik. Dengan begitu, perusahaan bisa tetap berjalan dan pelanggan tidak akan kecewa karena stok produk yang kosong. Manajemen risiko juga diperlukan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti pandemi agar rantai pasokan tidak terganggu dan kerugian bisa diminimalisasi.
Ingin belajar lebih jauh tentang manajemen rantai pasokan? Kamu bisa temukan jawabnya melalui kursus Global Supply Chain dan berbagai pengetahuan penting lain seputar dunia bisnis? Yuk, ikuti kelas online di GreatNusa. Pilihan kelasnya ada banyak, loh!