Menampilkan 157-162 dari 441 Artikel
By greatnusa • 29 Maret 2023
Bagaimana cara membangun personal branding?
Pertanyaan ini semakin sering muncul terutama di kelompok usia produktif yang sedang menapaki karir. Baik mereka yang bekerja di perusahaan atau perkantoran konvensional, tech-based, hingga freelancing sekalipun, personal branding memang penting dimiliki guna meningkatkan tujuan karir yang dimiliki.
Pada dasarnya, kamu perlu melakukan upaya secara internal maupun eksternal untuk membangun personal branding. Upaya internal berarti upaya untuk membangun kualitas personal yang ingin ditampilkan, sedangkan upaya eksternal berarti upaya untuk mempromosikan atau memperkenalkan kualitas personal tersebut kepada audiens.
Lantas, apa saja cara membangun personal branding yang perlu dilakukan, baik secara internal maupun eksternal?
Personal branding dan pencitraan sepintas terlihat sama. Namun, keduanya tentu hal yang sama sekali berbeda.
Personal branding dapat didefinisikan sebagai gambaran dari keunikan diri kamu yang dapat berasal dari pencapaian atau prestasi, passion, kelebihan, bahkan tujuan hidup. Personal branding cenderung menunjukkan dan didukung oleh karakter asli seseorang, sehingga citra tersebut akan menempel dalam kurun waktu yang lama.
Sementara itu, pencitraan merupakan gambaran dari karakter yang sengaja ingin ditampilkan dengan memanipulasi karakter asli. Oleh karena kesan yang ditunjukkan tidak benar-benar berasal dari dalam dirinya sendiri, maka pencitraan relatif tidak berumur panjang.
Mulailah dengan menetapkan citra seperti apa yang kamu ingin orang lain lihat dari sosok dirimu. Pastikan bahwa impresi tersebut tidak bersifat pura-pura yang hanya akan berujung pada pencitraan dan justru menenggelamkan nama dan karirmu di kemudian hari.
Cara membangun citra diriini berkaitan dengan poin sebelumnya. Untuk memutuskan citra seperti apa yang ingin ditampilkan, kamu harus mengenali apa yang menjadi keunikan diri sendiri.
Beberapa orang yang mengetahui apa yang menjadi bakat, kelebihan, atau keunikan dirinya termasuk orang yang cukup beruntung. Namun, memiliki kemampuan tersebut hanyalah modal awal yang dapat mempermudah langkah selanjutnya. Apabila kamu tidak mengasah modal awal tersebut, maka hal tersebut pun tak akan lantas menjadi personal branding seperti yang kamu harapkan.
Sebaliknya, jangan berkecil hati jika kamu termasuk orang yang merasa tidak memiliki kemampuan khusus. Kamu bisa memperkaya informasi mengenai profesi apa yang paling banyak dibutuhkan dan nyaman untuk dilakukan. Tentukan apa yang ingin kamu capai, lalu mulailah membekali diri dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan.
Baca juga: Rekomendasi 8 Buku Personal Branding untuk Tingkatkan Image Kamu
Masih berkaitan dengan dua poin sebelumnya, mengasah keterampilan adalah elemen penting lainnya dalam membangun citra diri. Maksimalkan potensi dalam dirimu dengan melakukan berbagai aktivitas yang mendukung.
Kamu dapat mengikuti pelatihan formal maupun online courses yang banyak tersedia. Pilihlah sesuai bidang yang ingin ditekuni dan menjadi branding kamu nantinya.
Tak lupa, setelah mengikuti pelatihan, terapkan wawasan yang kamu miliki ke dalam bentuk tindakan. Misal, kamu ingin menjadi seorang online marketer yang andal. Mengikuti teori yang disampaikan di ruang latihan saja tentu tidak akan dapat mengukur sejauh mana kesiapan kamu untuk dapat dilihat sebagai seorang online marketer sesungguhnya.
Kamu dapat mencoba dengan membuka toko online sendiri. Namun jika modal yang diperlukan terlalu besar, maka kamu bisa bergabung dengan pihak lain. Cobalah untuk melamar sebagai online marketer di sebuah usaha atau bisnis. Solusi lainnya yang tak kalah menarik, kamu bisa coba mengikuti program magang atau internship yang banyak ditawarkan.
Baca Juga: 7 Manfaat Personal Branding Yang Wajib Diketahui
Menentukan target audiens akan sangat membantu kamu untuk menentukan selanjutnya.
Seperti misal, kamu telah bekerja di perusahaan X sebagai seorang content editor selama tiga tahun. kamu kemudian ingin pindah ke perusahaan Y yang lebih besar sebagai senior content editor dan mengembangkan karir di sana.
Begitu telah mematok Y sebagai target audiens, maka kamu pun harus mencari informasi lebih dalam mengenai perusahaan Y. Content editor seperti apa yang mereka cari? Apakah dengan pengalaman kamu selama tiga tahun di X sudah cukup dengan yang dibutuhkan Y?
Mengenali karakter Y dan diri sendiri merupakan salah satu bekal kamu untuk menguatkan bargaining power. Perkecil gap antara kamu dengan Y untuk memperkecil pula kemungkinan mereka menolak kamu.
Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Personal Branding Bagi Tiap Individu
Action speaks louder words. Implementasikan keterampilan kamu dengan lebih banyak portofolio.
Misal, kamu seorang copywriter atau content writer di sebuah perusahaan. Hasil kerja kamu pun hanya akan dilihat orang-orang yang berada di dalam lingkungan kerja tersebut. Apabila ingin berpindah ke perusahaan lain misalnya, kamu akan cenderung memerlukan lebih banyak effort untuk menjelaskan kualitas yang dimiliki.
Hal ini tentu akan berbeda jika kamu mempunyai portofolio yang dapat diakses oleh publik. Dengan juga menulis di blog atau website sendiri misalnya, kamu memberi kesempatan orang di luar kantor untuk mengetahui keterampilan yang kamu miliki.
Dalam kata lain, kamu semakin mengukuhkan branding diri sendiri sebagai seorang copywriter maupun content writer. Nantinya, jika ada klien atau saat kamu mendaftar bekerja di perusahan lain dengan posisi serupa, portofolio tersebut akan menjadi senjata yang ampuh untuk memperluas peluang kerja sama.
Cara membangun personal branding berikutnya adalah melalui networking. Lewat jejaring pertemanan atau rekanan yang luas, kamu pun akan membuka lebih banyak kesempatan untuk berkembang.
Kamu tak perlu terpaku hanya ingin berkumpul dengan satu kelompok tertentu saja. Saat bermaksud memperluas networking, kamu juga bisa menambah relasi dari kelompok lain yang memiliki background berbeda.
Pasalnya melalui networking, kamu bisa mendapat lebih banyak teman atau rekan untuk berdiskusi atau bekerja. Kamu pun akan memperoleh lebih banyak wawasan dari berbagai sudut pandang yang mungkin tidak pernah kamu sadari sebelumnya.
Networking juga merupakan salah satu pintu rezeki. Misal, kamu seorang arsitek dan memiliki kawan yang bekerja sebagai seorang konsultan pajak. Kawan tersebut kemudian memiliki seorang klien yang memerlukan jasa arsitek dan dia merekomendasikan kamu. Jika klien tersebut puas dengan hasil kerja kamu, bukan tak mungkin dia akan kembali menggunakan atau bahkan merekomendasikan jasa arsitekmu kepada orang lainnya.
Membangun personal branding di zaman sekarang cukup mudah. Kehadiran teknologi digital benar-benar membantu kamu punya banyak ‘senjata’ powerful yang bahkan dapat digunakan secara gratis, seperti Linkedin, Instagram, Twitter, Medium, dan banyak lainnya.
Beragam platform tersebut akan dapat menjadi tool yang cukup ampuh untuk memperluas network sekaligus menjadi media untuk memperlihatkan portofolio. Namun tentu saja, kamu tidak harus menggunakan seluruh platform untuk meningkatkan personal branding.
Seperti contoh, kamu seorang media influencer di bidang fashion. Platform yang tepat bagi kamu saat ini boleh jadi Instagram, TikTok, dan blog. Sementara itu, apabila kamu seorang business analyst di suatu korporasi, maka platform yang tepat untuk membangun personal branding adalah di Linkedin dan Medium.
Pilihlah platform sesuai dengan audiens yang ingin kamu raih. Tak lupa, pelajari bagaimana memaksimalkan platform tersebut agar personal branding terwujud dengan tepat.
Baca juga: Apa Itu Hard Skill dalam Dunia Pekerjaan?
Ketika membangun citra diri, kamu harus paham bahwa nama adalah sebuah brand. Dengan demikian, untuk memperlancar usaha memperkuat personal branding, kamu harus menggunakan nama yang sama di semua media sosial atau platform yang kamu gunakan.
Hal ini untuk mempermudah orang-orang untuk mengenali atau mencari konten tentang diri kamu di media sosial.
Mengenali kelebihan dan kekurangan diri adalah bagian penting dalam membuat personal branding. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan, kamu dapat berfokus pada kelebihan kamu untuk dijadikan senjata utama serta mempelajari berbagai hal untuk menutupi kekurangan kamu.
Memang tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi, dalam membangun citra diri yang positif, kamu harus mulai untuk menonjolkan nilai plus sekaligus terus mengasah diri.
Di era digital saat ini, keaslian dalam interaksi adalah hal yang penting. Kata 'brand' sering dikaitkan dengan personalitas atau kepribadian yang dibuat-buat. Walaupun pada beberapa tahap hal itu benar, hal itu tidak berarti kamu tidak bisa menjadi 'asli' ketika berhubungan dengan orang-orang di media sosial.
Tentu, kamu harus memperhatikan tingkah laku serta gaya bicara yang telah kamu tentukan untuk membangun citra diri. Tetapi, jangan sungkan untuk berinteraksi secara organik atau seperti pada keseharian dengan orang-orang.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill Dalam Organisasi
Hal ini tidak hanya membuat kamu tampak ramah, tetapi juga menunjukkan bahwa kamu benar-benar tulus dalam apa yang kamu lakukan.
Membangun citra diri bisa jadi hal yang sulit. Jika kamu menemukan jalan buntu, bukan tidak mungkin kamu bisa meminta bantuan seorang profesional untuk membantu. Konsultasikan masalah dan persoalan yang kamu hadapi dengan sebuah agensi.
Bisa jadi pertemuan dengan agensi bisa menjadi langkah besar dalam membangun citra diri kamu.
Itulah dia cara membangun personal branding yang bisa kamu jadikan panduan. Branding bukanlah tentang memasang wajah palsu. Branding adalah tentang menjadi versi terbaik dari diri kamu sendiri. Tunjukkan kelebihanmu dengan baik dan terus asah kemampuanmu tanpa henti.
Untuk mengasah kemampuanmu dengan efektif, platform untuk online course seperti GreatNusa menjadi alternatif yang tepat untuk meng-upgrade skill, baik hardskill maupun softskilll. Dalam upaya meningkatkan hardskill misalnya, kamu dapat memilih course di bidang Teknologi seperti AI, Network Security, dan Bahasa Pemrograman, Bisnis & Manajemen seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran dan Penjualan, Bisnis Digital, dan Bisnis Dasar, atau bidang lainnya. Apabila hardskill telah terpenuhi, maka lengkapi cara membangun personal branding dengan meningkatkan softskill seperti course Business Communication, Manajemen Kepemimpinan, dan lain-lain.
By greatnusa • 29 Maret 2023
Manajemen waktu adalah salah satu kunci sukses bagi seorang pebisnis atau pemimpin yang ingin menyeimbangkan kehidupan kerja, hubungan, dan kebebasan waktu. Manajemen waktu dapat dikatakan sebagai teknik mengatur dan meningkatkan efektivitas waktu. Hal ini sesuai dengan pengertian manajemen waktu menurut Atkinson, yakni keterampilan yang berhubungan dengan berbagai upaya dan tindakan terencana supaya seseorang bisa memanfaatkan waktunya sebaik mungkin.
Keterampilan manajemen waktu bisa membantu menekan tingkat stres dan mendorong produktivitas ke level lebih tinggi. Manajemen waktu yang diterapkan dengan baik akan berdampak positif pada kualitas penetapan tujuan dan memengaruhi seluruh aspek dalam kehidupan, baik pribadi, pendidikan, maupun karier. Berbekal kemampuan ini, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan atau tugas lebih banyak dan baik dengan cara paling produktif.
Manajemen waktu adalah proses merencanakan, mengontrol, dan menggunakan waktu semaksimal mungkin untuk menyelesaikan tugas tertentu. Menurut Forsyth, manajemen waktu dapat diartikan sebagai cara mengendalikan waktu untuk menciptakan efektivitas dan produktivitas. Kemampuan untuk tetap fokus pada prioritas adalah kunci mempertahankan produktivitas yang akan membawa kamu menuju kesuksesan hidup.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Manajemen Itu Penting bagi Sebuah Bisnis
Setelah mengetahui pengertian manajemen waktu, barangkali kamu bertanya-tanya, mengapa manajemen waktu sangat penting? Pada dasarnya, untuk memenuhi tugas atau rencana dibutuhkan perencanaan waktu agar kamu bisa menyelesaikan dengan baik sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan.
Sebagaimana kamu ketahui, waktu adalah sumber daya yang tidak dapat diambil alih maupun direproduksi. Waktu yang telah lewat tidak dapat dikembalikan sehingga kamu harus bisa memanfaatkannya sebaik mungkin.
Manajemen waktu memungkinkan kamu memaksimalkan kecerdasan untuk mencapai tujuan dengan sedikit usaha dan waktu lebih singkat. Meningkatkan keterampilan manajemen waktu juga memungkinkan kamu fokus pada waktu terpenting sehingga tercipta keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi lebih baik. Inilah mengapa manajemen waktu dianggap sangat penting. Agar kamu lebih memahaminya, simak manfaat penerapan manajemen waktu berikut ini.
Dilansir dari BrainBridge, mengelola waktu secara efektif dapat mengurangi tingkat stres. Ketika kamu mampu mengontrol waktu, segalanya akan terasa lebih mudah. Kamu tidak akan kewalahan, kamu juga bisa bekerja lebih lama tanpa merasa tertekan. Pengaturan waktu yang tepat akan meningkatkan produktivitas sehingga kamu akan memiliki waktu tidur berkualitas dan terhindar dari stres.
Menerapkan manajemen waktu bukan hanya membuat kamu lebih menghargai waktu, tetapi juga mencapai banyak hal dalam waktu singkat. Hampir sebagian orang menghabiskan waktu lebih banyak di luar rumah. Hal ini menyebabkan terlewatnya banyak momen penting, seperti acara liburan bersama keluarga atau kumpul mingguan bersama teman.
Baca Juga: Work Life Balance, Cara Untuk Menyeimbangkan Hidupmu
Ketidakseimbangan memicu perasaan gelisah, cemas, dan stres yang akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan pikiran. Keterampilan manajemen waktu memungkinkan kamu menciptakan keseimbangan kehidupan lebih baik, yakni antara kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi.
Berkat manajemen waktu, kamu tidak akan kesulitan mengelola waktu efektif. Kamu bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hal penting lainnya, seperti relaksasi, berkumpul bersama keluarga, atau menikmati hobi yang telah lama ditinggalkan karena kesibukan. Kebebasan waktu yang lebih banyak akan membuat kamu lebih bersemangat, produktif, kreatif, dan terhindar dari stres.
Alih-alih melakukan banyak hal dengan mengejar ketinggalan, manajemen waktu justru membantu kamu lebih fokus pada hal kecil yang dinilai lebih penting dan produktif. Pengelolaan waktu juga yang baik akan membuat pekerjaan atau tugas kamu tertata. Berbekal skala prioritas, kamu akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan selesai sesuai tenggat waktu. Meskipun kamu memiliki masalah atau berada di bawah tekanan, berkat manajemen waktu kamu akan tetap fokus melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
Sesuai pengertian manajemen waktu, penerapan keterampilan ini akan membuat kamu berfokus pada efisiensi waktu. Kamu akan lebih produktif karena telah memiliki skala prioritas. Ketika ada waktu luang, kamu akan mengisinya dengan banyak hal bermanfaat, seperti membaca buku, mendengarkan berita olahraga, atau mengerjakan tugas.
Tak dapat dimungkiri bahwa sebagian besar orang lebih suka membuang banyak waktu untuk menunda pekerjaan daripada melakukan tindakan. Hal ini dapat diminimalisasi dengan menerapkan manajemen waktu. Ketika kamu sudah mendapatkan arah dan tujuan jelas, kamu akan fokus pada prioritas dan tujuan terbesar.
Secara tidak langsung, hal tersebut melatih kamu lebih disiplin, efektif dan efisien, serta menghargai waktu dalam menentukan skala prioritas. Tak ada lagi penundaan, yang ada hanyalah waktu untuk produktif. Selain itu, kamu juga akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Keterampilan manajemen waktu akan membuat segala sesuatu tampak lebih mudah dan sederhana. Ketika kamu mampu mengontrol waktu, kamu akan tahu hal yang seharusnya menjadi fokus. Alih-alih merasa frustrasi atau kewalahan dengan sederet tugas dan pekerjaan, kamu justru merasa yakin dan tahu bagaimana cara menyelesaikannya dengan cepat tanpa menghabiskan waktu dan tenaga.
Manajemen waktu yang baik juga akan membuat tugas kamu tertata sehingga kamu tidak kesulitan untuk menyelesaikannya. Alhasil, kamu akan mendapat hasil yang memuaskan. Pengelolaan waktu yang baik juga memungkinkan kamu menyelesaikan berbagai masalah, baik pekerjaan maupun pribadi secara cepat.
Baca Juga: 5 Langkah Proses Pengendalian Manajemen Yang Efektif
Lantas, bagaimana cara menerapkan manajemen waktu ke dalam kehidupan sehari-hari? Berikut uraiannya.
Membuat daftar rencana akan memudahkan kamu menentukan tugas yang harus dikerjakan lebih dulu. Kamu bisa membuat daftar berisikan susunan pekerjaan dari yang memiliki tenggat waktu minim hingga lebih lama. Prioritaskan pekerjaan penting yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Penyusunan daftar rencana akan membuat waktu kamu lebih efektif, tidak terbuang percuma hanya untuk memikirkan tugas mana yang harus kamu pilih. Agar lebih mudah, kamu bisa membagi daftar rencana ke dalam empat grup sesuai tips dari NHS (2021), yakni:
Menerapkan manajemen waktu untuk pertama kali bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Kamu harus terbiasa bekerja secara disiplin, tidak menunda atau bermalas-malasan. Untuk memudahkan kamu, ketika pembuatan daftar rencana akan lebih baik apabila mencantumkan jadwal atau waktu mulai dan waktu selesai.
Kerjakan apa yang tercatat di daftar rencana. Jangan tergoda dengan hal yang tidak memiliki kaitan dengan tugas kamu, seperti bermain gim atau bermalasan. Menunda sesuatu akan membuat kamu menjadi tidak fokus dan disiplin. Secara tidak disadari, hal ini dapat berdampak buruk bagi kesuksesan kamu di masa depan.
Baca Juga: 4 Tugas Manajemen Produksi dalam Sebuah Perusahaan
Untuk mengembangkan keterampilan manajemen waktu, kamu harus berani mengambil risiko dan bertanggung jawab. Mulailah belajar mengambil keputusan dan menerima konsekuensinya. Hal ini akan membuat kamu makin berkembang dan bijak dalam mengambil keputusan.
Kamu bisa memaksimalkan pemahaman mengenai manajemen waktu dengan mengikuti pelatihan. Melalui pelatihan, kamu akan dibimbing bagaimana cara terbaik menerapkan manajemen waktu yang efektif sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup. Salah satu tempat terbaik yang direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan manajemen waktu adalah GreatNusa.
GreatNusa merupakan portal pembelajaran secara online yang memungkinkan kamu melakukan akses kapan saja, di mana saja. GreatNusa menyediakan berbagai course dan webinar untuk mengembangkan keterampilan kamu. Didukung pembelajaran praktis dan pengajar berkualitas, kamu bisa memahami pengertian manajemen waktu beserta penerapannya untuk meraih masa depan lebih cemerlang. Tunggu apa lagi? Ayo, gabung GreatNusa!
Salah satu keuntungan pemasaran digital adalah modal yang tidak terlalu besar. Kamu hanya harus memiliki digital marketing tools yang tepat untuk meluncurkan bisnis. Mulai dari meluncurkan iklan, menciptakan konten bermutu dengan target khusus, hingga mencatat data kunjungan dan demografi, berbagai tools ini adalah kunci persaingan untuk pebisnis digital, bahkan bagi yang baru memulai.
Kamu bisa menemukan banyak marketing tools, baik yang gratisan maupun berbayar. Akan tetapi, sebagai permulaan, kamu bisa mulai dari 10 produk ini.
Pengguna Google tidak perlu jauh-jauh mencari alat analisis dasar untuk melacak statistik dan kinerja situs. Google Analytics membantumu melacak data penting terkait hal-hal seperti jumlah kunjungan ke situs atau toko online, halaman yang paling banyak dikunjungi, durasi setiap kunjungan dan sebagainya.
Google Analytics memberimu informasi penting untuk memodifikasi situs atau toko online agar lebih mudah mencapai target pemasaran. Kamu bahkan bisa melihat informasi spesifik seperti bounce rate, yaitu jumlah pengunjung yang mengunjungi situs tetapi langsung pergi lagi. Hal ini menunjukkan adanya potensi masalah yang bisa segera kamu perbaiki.
Sering lihat tautan situs berlabel “Ads” di halaman hasil pencarian Google? Label tersebut bisa kamu peroleh jika menggunakan Google Ads. Program ini membantumu mengiklankan toko, produk, atau jasa secara lebih mendetail sesuai dengan anggaranmu. Sistem Google Ads juga menjamin kembalinya investasi (Return of Investment atau ROI) dengan lebih cepat karena kamu bisa langsung meraih target pemasaran yang tepat.
Ingin Google Ads lebih efektif? Kamu bisa menggunakannya bersama Google Analytics. Gunakan Analytics untuk menemukan informasi demografi pengunjung, frekuensi kunjungan, dan waktu-waktu kunjungan terbaik, lalu gunakan Ads untuk membuat iklan yang sesuai dengan informasi tersebut.
Baca Juga: 6 Manfaat Digital Marketing untuk Perkembangan Bisnismu
Ingin membuat produk marketing tetapi tidak bisa mendesain? Canva wajib jadi salah satu digital marketing tools pilihanmu. Canva cocok untuk melakukan marketing visual dengan materi seperti postingan media sosial, brosur, sampul e-book, poster digital, dan sebagainya. Kamu bisa memilih di antara berbagai format desain yang tersedia lalu memilih format teks, ilustrasi, foto, dan sebagainya.
Canva memiliki versi gratisan maupun berbayar, jadi kamu bisa menyesuaikannya dengan anggaranmu. Siapa saja bisa membuat materi marketing visual walau tanpa kemampuan teknis dalam bidang desain grafis atau sejenisnya.
Fitur iklan media sosial menawarkan beberapa pilihan tergantung medsos mana yang kamu gunakan. Berikut tiga pilihan terpopuler.
Facebook Ads adalah fitur untuk memasang iklan dengan target spesifik. Kamu bisa mengatur target iklan berdasarkan informasi spesifik seperti demografi calon konsumen, area pemasaran, format iklan, hingga durasi pemasangan. Ada juga pilihan batas anggaran agar kamu bisa menyesuaikan dengan bujet. Mengatur iklan membuatmu bisa membidik calon konsumen dengan identitas tertentu.
Twitter Ads adalah layanan dari Twitter for Business, akun khusus untukmu yang membutuhkan fitur ekstra untuk promosi. Dengan fitur ini, kamu bisa mempromosikan akun atau cuitan (termasuk video), memilih demografi, hingga menganalisis data seperti impresi, cuitan favorit, dan jumlah pengikut. Cocok untukmu yang memang lebih sering aktif di Twitter.
Baca Juga: Digital Leadership: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaatnya dalam Era Digital
Pengguna Instagram bisa menggunakan Instagram for Business, akun khusus untuk digital marketing. Kamu bisa memilih beragam format iklan yang menarik seperti postingan foto biasa, reels, hingga video pendek dan Instagram TV. Kamu juga bisa menentukan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk satu kampanye iklan.
Ketika kamu mulai bisnis, bersiaplah untuk berurusan dengan banyak alamat email. Kamu harus bisa mengatur arus keluar-masuk email pribadi dan bisnis, email afiliasi, hingga email milik para koneksi pentingmu. Kamu juga harus bisa menjawab mereka dengan relatif mudah. Mailchimp adalah platform khusus untuk mengatur semua alamat email tersebut dengan mudah di satu tempat.
Tidak hanya mengatur alamat email milikmu dan kontak pentingmu, Mailchimp sebagai tools email marketing juga membantu menciptakan dan mengirimkan email otomatis untuk berbagai keperluan pemasaran, misalnya email newsletter. Kamu bisa memanfaatkan fitur geotagging untuk mengirim email sesuai dengan demografi target serta memanfaatkan sistem analisis untuk melakukan evaluasi hasil pemasaran email. Intinya, selain membantu pemasaran, Mailchimp juga membuatmu lebih produktif.
Marketing digital memerlukan kemampuan membaca tren spesifik serta menciptakan kata kunci efektif untuk pemasaran online. SEMrush adalah salah satu alat populer untuk membantumu menemukan kata kunci efektif sekaligus melacak kata kunci yang digunakan pesaingmu. Kamu juga bisa melihat data urutan kinerja kata kunci tersebut, seperti mana yang paling banyak digunakan dan kapan mereka paling sering muncul.
SEMrush juga tidak membiarkan penggunanya menebak-nebak. Kamu bisa mengakses laporan kinerja situs berdasarkan kata kunci yang dipilih sehingga kamu bisa melakukan evaluasi.
Baca Juga: 6 Cara Memasuki Pasar Global yang Bisa Dilakukan
Hootsuite adalah solusi untukmu yang kerepotan mengelola beberapa akun medsos bisnis sekaligus. Memiliki Hootsuite mirip seperti menyewa jasa manajer medsos untuk semua akunmu. Kamu bisa menggunakannya untuk mengepos cuitan atau postingan pada waktu-waktu tertentu, melacak interaksi dengan pengikut atau teman medsos, hingga memberikan data analisis kinerja medsos bisnismu untuk keperluan evaluasi.
Hootsuite menawarkan layanan fleksibel sesuai ukuran bisnis dan timmu. Kamu bisa memilih paket untuk satu pengguna yang memiliki maksimal 10 akun medsos, paket bisnis kecil untuk lima pengguna dan maksimal 35 akun, atau Enterprise yang khusus untuk perusahaan besar.
HubSpot adalah pusat pengelolaan marketing yang menawarkan beberapa perangkat untuk melancarkan elemen penting dalam pemasaran digital. Kamu bisa melacak kata kunci yang tepat, mendapat data hasil analisis kinerja situs, menjalankan customer service secara lebih efektif, hingga melacak setiap penawaran khusus dan promosi yang pernah kamu tawarkan lewat bisnismu.
Walau terlihat banyak, berbagai tools digital marketing ini sebenarnya sudah meliputi unsur-unsur penting: manajemen email, media sosial, perencanaan strategi, evaluasi, pelaporan, dan desain. HubSpot tidak hanya membantu mengelola promosi produk dan jasa, tetapi juga setiap aspek sejak pembuatan konten, pemilihan kata kunci, hingga mengetahui mana konten terbaik kamu.
Belajar tentang pemasaran digital dan beragam perangkat mereka adalah keharusan bagi calon pebisnis masa kini. Penasaran? Pilihlah satu atau beberapa kursus di GreatNusa, pusat pelatihan dan webinar yang menawarkan wawasan serta keterampilan gratis demi sukses di dunia kerja.
Ingin belajar mengelola pemasaran digital? GreatNusa menyediakan pilihan kelas-kelas dalam kategori Bisnis dan Manajemen, terutama Bisnis Digital. Kamu bisa memilih di antara materi seperti Technopreneur 101, E-Commerce Design, hingga Kewirausahaan Perangkat Lunak. Materi yang intensif dan berkualitas, lengkap dengan pelatih berpengalaman, membuat kursus GreatNusa cocok untukmu calon pebisnis di dunia digital.
Menggunakan tools digital marketing adalah salah satu cara membuat bisnis lebih cepat berkembang, mudah dikelola, dan bahkan bisa bersaing dengan produk yang sudah mapan. Gunakan alat-alat ini dan lihat sendiri bagaimana hasilnya setelah kamu mencobanya secara rutin.
Apa yang dimaksud dengan e commerce? E-commerce adalah model bisnis yang memungkinkan sebuah perusahaan atau seorang individu untuk membeli atau menjual barang dan/atau jasa melalui internet (atau daring).
Produk atau jasa apa pun hampir bisa dijual melalui e-commerce, seperti produk makanan dan minuman, produk fashion, jasa pemasaran, dan sebagainya. Sebagai pebisnis, kamu harus mengenali pasar yang berbasis daring ini untuk menjual produk atau jasa yang kamu tawarkan.
Pada artikel ini, kami akan membahas tentang apa itu e-commerce secara lebih rinci, serta tipe dari e-commerce dan contoh platform e-commerce yang sudah ada.
Baca Juga: Mari Mengenal Apa yang Dimaksud Database dan DBMS serta Manfaat Menggunakannya
E-commerce, juga dikenal sebagai perdagangan elektronik atau perdagangan internet, adalah pembelian dan penjualan barang dan/atau jasa, atau transfer dana atau uang dan/atau data, melalui jaringan elektronik, terutama internet. Transaksi bisnis ini terjadi baik berupa bisnis-ke-bisnis (B2B), bisnis-ke-konsumen (B2C), konsumen-ke-konsumen atau konsumen-ke-bisnis.
Istilah e-commerce dan e-business sering digunakan secara bergantian. Istilah e-tail juga terkadang digunakan untuk merujuk pada proses transaksi yang membentuk belanja ritel daring.
Dalam beberapa tahun terakhir, meluasnya penggunaan platform e-commerce seperti Amazon dan eBay telah berkontribusi pada pertumbuhan substansial dalam ritel daring. Pada tahun 2007, e-commerce menyumbang 5,1% dari total penjualan ritel; kemudian pada tahun 2019, e-commerce mencapai 16,0%.
Di Indonesia sendiri, penggunaan platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee telah melesat jauh, terutama semenjak tahun 2020 dengan adanya pandemi yang membuat orang-orang harus diam di rumah.
Hal ini wajib dimanfaatkan bagi semua pelaku bisnis yang ada. Dengan adanya platform yang bisa memudahkan kamu berjualan secara daring, kamu bisa menghemat dan mengefisiensikan proses bisnis yang terjadi.
Baca Juga: 6 Manfaat Digital Marketing untuk Perkembangan Bisnismu
E-commerce didukung oleh internet, di mana pelanggan dapat mengakses toko secara daring untuk menelusuri dan memesan produk atau layanan melalui perangkat mereka sendiri.
Saat pesanan dilakukan, perangkat atau browser web pelanggan akan berkomunikasi bolak-balik dengan server yang menjadi hosting situs web toko daring tersebut. Data yang berkaitan dengan pesanan kemudian akan diteruskan ke komputer pusat yang dikenal sebagai order manager, yang kemudian diteruskan ke: database yang mengelola persediaan, sistem pedagang yang mengelola informasi pembayaran (menggunakan aplikasi seperti PayPal, OVO, GoPay, atau Dana), dan komputer bank, sebelum berputar kembali ke order manager. Semua hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa persediaan toko dan uang pelanggan cukup untuk melanjutkan pesanan atau memproses pesanan.
Setelah pesanan divalidasi, order manager akan memberi tahu server web toko, yang kemudian akan menampilkan pesan yang memberi tahu pelanggan bahwa pesanan mereka telah berhasil diproses. Order manager kemudian akan mengirimkan data pesanan ke gudang agar produk atau layanan berhasil dikirim ke pelanggan. Pada titik ini, produk berwujud dan/atau digital dapat dikirimkan ke pelanggan, atau akses ke layanan dapat diberikan.
Platform yang menjadi hosting transaksi e-commerce dapat mencakup pasar daring yang penjual hanya perlu mendaftar untuk membuka tokonya, seperti Amazon atau Tokopedia; perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) yang memungkinkan pelanggan 'menyewa' infrastruktur toko daring; atau alat open source bagi perusahaan untuk melakukan manajemen bisnisnya dari ‘dalam rumah’.
Baca Juga: Unsupervised Learning: Pengertian, Jenis, dan Contoh
Ada empat jenis utama model e-commerce yang dapat menggambarkan hampir setiap transaksi yang terjadi antara konsumen dan bisnis:
Business-to-business (B2B) atau bisnis-ke-bisnis adalah jenis e-commerce yang mengacu pada pertukaran elektronik produk, layanan, atau informasi antar bisnis daripada antara bisnis dan konsumen. Contohnya termasuk direktori daring dan situs pertukaran produk dan pasokan yang memungkinkan bisnis untuk mencari produk, layanan, dan informasi untuk memulai transaksi melalui antarmuka e-procurement.
Pada tahun 2017, Forrester Research memperkirakan bahwa pasar e-commerce B2B akan mencapai $1,1 triliun di Amerika Serikat pada tahun 2021, terhitung 13% dari semua penjualan B2B di negara tersebut.
Business-to-consumer (B2C) atau bisnis-ke-konsumen adalah bagian ritel dari contoh e-commerce di internet. Ini terjadi ketika bisnis menjual produk, layanan, atau informasi secara langsung kepada konsumen. Istilah ini populer selama akhir 1990-an, ketika pengecer daring dan penjual barang masih baru.
Saat ini, ada banyak toko dan mal virtual di internet yang menjual semua jenis barang konsumsi. Contoh yang paling dikenal dari situs-situs ini adalah Amazon, yang mendominasi pasar B2C di dunia, serta Tokopedia dan Shopee, yang mendominasi pasar B2C di Indonesia dan Asia Tenggara.
Consumer-to-consumer (C2C) atau konsumen-ke-konsumen adalah jenis e-commerce di mana konsumen memperdagangkan produk, layanan, dan informasi satu sama lain secara daring. Transaksi ini umumnya dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform daring tempat transaksi dilakukan.
Lelang daring dan iklan baris adalah dua contoh platform C2C, dengan eBay dan Craigslist menjadi dua yang paling populer dari platform ini di dunia. Sedangkan di Indonesia ada Tokopedia dan Shopee. Karena eBay, Tokopedia, maupun Shopee adalah bisnis, bentuk e-commerce ini juga bisa disebut C2B2C atau konsumen-ke-bisnis-ke-konsumen.
Consumer-to-business (C2B) atau konsumen-ke-bisnis adalah jenis e-commerce di mana konsumen membuat produk dan layanan mereka tersedia secara daring bagi perusahaan untuk menawar dan membeli. Ini adalah kebalikan dari model perdagangan tradisional B2C.
Contoh populer dari platform C2B adalah e-commerce yang menjual foto, gambar, media, dan elemen desain bebas royalti, seperti iStock.
Selain empat jenis utama e-commerce yang disebutkan di atas, ada beberapa jenis e-commerce lain, yaitu:
Business-to-administration (B2A) atau bisnis-ke-administrasi mengacu pada transaksi yang dilakukan secara daring antara perusahaan dan administrasi publik atau badan pemerintah. Banyak cabang pemerintahan bergantung pada layanan elektronik atau produk dalam satu atau lain cara, terutama dalam hal dokumen hukum, register, jaminan sosial, fiskal, dan pekerjaan. Bisnis dapat menyediakan ini secara elektronik.
Baca Juga: Work Life Balance, Cara Untuk Menyeimbangkan Hidupmu
Consumer-to-administration (C2A) atau konsumen-ke-administrasi mengacu pada jenis transaksi yang dilakukan secara daring antara konsumen individu dan administrasi publik atau badan pemerintah. Pemerintah jarang membeli produk atau layanan dari warga, tetapi seorang individu biasanya sering menggunakan sarana elektronik di bidang-bidang berikut:
Mobile e-commerce (M-commerce) adalah jenis e-commerce yang sedang naik daun yang menampilkan transaksi penjualan daring yang dilakukan menggunakan perangkat seluler, seperti smartphone dan tablet. M-commerce mencakup belanja seluler, perbankan seluler, dan pembayaran seluler. Chatbot seluler juga memberikan peluang e-niaga untuk bisnis, memungkinkan konsumen menyelesaikan transaksi dengan perusahaan melalui percakapan suara atau teks.
Itu tadi adalah penjelasan singkat mengenai apa yang dimaksud e commerce, jenis, dan contohnya. Jika kamu tertarik untuk mempelajari topik ini lebih lanjut, kamu dapat mengikuti kursus e-commerce design di GreatNusa. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di sini. Semoga pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan e commerce ini dapat membantumu.
Digital marketing telah menjadi sebuah bidang pemasaran yang sedang naik daun. Selain lebih hemat, strategi digital marketing juga menawarkan kemudahan dalam menjangkau pangsa pasar yang lebih luas untuk mempromosikan produk atau jasa.
Promosi melalui internet (digital marketing) bukan lagi hal aneh di era digital seperti saat ini. Apalagi saat ini hampir semua orang memiliki media sosial. Tidak hanya bertujuan menjangkau pasar potensial yang lebih luas, pemasaran digital juga dinilai dapat meningkatkan awareness produk.
Sebelum Anda mulai melakukan pemasaran digital, Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu seluk beluk bidag ini. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang pemasaran digital.
Pada dasarnya, strategi pemasaran digital atau strategi digital marketing adalah kegiatan pemasaran produk berupa barang atau jasa menggunakan media atau teknologi berbasis digital. Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, penggunaan media digital diharapkan mampu menjangkau target pasar yang lebih luas.
Secara isi atau konten, pemasaran digital tidak berbeda jauh dengan marketing konvensional. Bedanya, ada kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon konsumen ketika kamu memasarkan produk melalui internet. Jadi selain meningkatkan angka penjualan, produk beserta keunggulannya bisa lebih dikenal.
Baca Juga: Step-by-Step Process to Maximizing Your Digital Marketing Strategy
Bicara keunggulan, strategi pemasaran digital atau strategi digital marketing tentu memiliki beberapa kelebihan dibanding strategi pemasaran konvensional, di antaranya:
Media konvensional seperti brosur, banner, atau koran dan majalah mungkin efektif untuk menjangkau sejumlah target pasar. Tapi jika ingin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, media digital terbukti lebih efektif. Bagaimana tidak, seiring perkembangan zaman hampir semua orang menjadi pengguna internet dan media sosial.
Hal tersebut membuat produk bisa dikenal banyak orang dari berbagai latar belakang baik dari dalam maupun luar negeri Jadi bisa dibayangkan bukan betapa besar potensi pasar yang didapat ketika kamu memutuskan menggunakan strategi digital marketing untuk memasarkan produk?
Diakui atau tidak, luasnya jangkauan pasar akan memberi dampak besar pada peningkatan angka penjualan. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kemudahan informasi yang didapat konsumen tentang suatu produk. Hal tersebut membuat mereka yakin bahwa barang atau jasa yang dijual berkualitas. Akibatnya, angka penjualan semakin meningkat dan kesempatan untuk mendapat pelanggan baru pun semakin besar.
Bagi yang memiliki keterbatasan dana, pemasaran digital merupakan salah satu solusi bijaksana. Lain halnya dengan media konvensional, ketika memasarkan produk di internet kita memiliki banyak variasi alat yang bisa digunakan dan disesuaikan dengan bujet.
Misalnya, kita memilih untuk berpromosi melalui Instagram Ads. Pihak Instagram akan memberi pilihan biaya promosi mulai harian hingga bulanan, dengan jumlah jangkauan konsumen sesuai kebutuhan. Jika ingin lebih murah lagi, manfaatkan website dan media sosial pribadi untuk berpromosi.
Meskipun hasilnya mungkin tidak sebesar dengan digital marketing berbayar, tapi kesempatan untuk dikenal banyak orang jelas lebih menjanjikan dibandingkan promosi konvensional.
Baca Juga: Mengenal Betapa Pentingnya Digital Marketing Dalam 5 Hal Ini
Setelah memahami apa itu digital marketing dan keunggulannya, selanjutnya mari kita bahas jenis-jenis pemasaran digital.
Dilihat dari strategi, pemasaran digital dibagi menjadi dua, yaitu:
Push digital marketing adalah salah satu jenis yang metodenya menawarkan langsung produk ke pelanggan untuk mendapat hasil penjualan secara cepat. Biasanya strategi ini dilakukan pada produk baru yang belum terlalu dikenal, dan tujuan utamanya adalah untuk exposure.
Beberapa contoh push digital marketing adalah endorsement produk dari pemilik usaha ke para influencer atau selebriti, email promosi dari sebuah produk kepada para pelanggan yang telah berlangganan newsletter di sebuah situs, atau broadcast WA untuk semua kontak yang pernah membeli suatu produk.
Berbanding terbalik dengan strategi sebelumnya, pada pull digital marketing promosi yang dilakukan tidak terlalu frontal. Iklan jenis ini biasanya dibuat sedemikian rupa sehingga pelanggan tertarik dan bergerak untuk mencari tahu lebih banyak informasi tentang produk yang dijual.
Tujuan utama pull digital marketing adalah meningkatkan awareness serta loyalitas pelanggan. Contoh jenis pemasaran digital ini adalah konten SEO di sebuah situs, iklan pay per click, pemasaran di media sosial, liputan media, giveaway, atau promosi potongan harga di marketplace.
Sedangkan berdasarkan media yang digunakan, digital marketing dibagi menjadi 5, yaitu:
Memiliki website resmi seperti sudah menjadi kewajiban bagi para pemilik usaha yang memutuskan untuk beroperasi secara online. Selain menjadi “kantor atau toko” digital, website juga memiliki fungsi lain yang tidak kalah penting yaitu sebagai media promosi. Tidak hanya lebih murah, promosi melalui website juga akan membuat pelanggan bisa lebih mengenal produk yang dijual.
Salah satu jenis digital marketing ini juga memanfaatkan website untuk media promosi. Bedanya, promosi dilakukan di website lain dengan jumlah pengunjung besar dan populer. Bentuk iklan untuk promosi jenis ini biasanya berupa banner yang ketika diklik, pengunjung akan diarahkan pada website resmi atau marketplace tempat produk dijual.
Inilah mengapa strateginya disebut pay per click (PPC). Pemilik iklan akan membayar biaya promosi sesuai jumlah klik yang dilakukan pengunjung. Iklan jenis ini juga bisa dijadikan indikator apakah konten yang kita buat cukup efektif sehingga pengunjung tertarik untuk mengklik.
Hampir mirip dengan strategi search engine optimization (SEO), search engine marketing atau SEM memanfaatkan mesin pencari untuk fokus pada iklan langsung di mesin pencarian. Untuk bisa membuat iklan digital semacam ini, kita membutuhkan produk seperti Google Ads. Seperti PPC, konten promosi untuk SEM sudah seharusnya dibuat semenarik mungkin. Karena jika tidak, biaya yang dikeluarkan tentu akan sia-sia.
Baca Juga: Apa Itu Brand Image dan Bagaimana Cara Meningkatkannya?
Apabila SEM memanfaatkan mesin pencari, SMM memanfaatkan media sosial. Untuk iklan semacam ini, kamu membutuhkan alat seperti Facebook atau Instagram Ads. Dibanding SEM, peluang produk untuk dikenal lebih besar sebab saat ini hampir semua orang memiliki media sosial.
Promosi ini berupa pesan dalam bentuk gambar atau tulisan dan dikirimkan kepada semua pelanggan yang telah men-subscribe newsletter di website atau platform milik pemilik usaha lainnya. Berbeda dengan jenis promosi lainnya, tidak semua orang bisa melihat iklan yang kita bagikan. Strategi ini biasanya dilakukan untuk memicu pembelian kembali dan meningkatkan loyalitas konsumen.
Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa selain meningkatkan angka penjualan, awareness produk, dan memperluas pasar, digital marketing juga memiliki beberapa tujuan lain termasuk diantaranya, meningkatkan kualitas relasi serta komunikasi pemilik usaha dengan konsumen atau calon konsumen.
Diakui atau tidak, hal tersebut juga sangat penting karena yang diinginkan dalam suatu penjualan tidak hanya produk laku sesaat tetapi bisa senantiasa memiliki pelanggan dan memicu penjualan jangka panjang. Paling penting, digital marketing adalah upaya yang dilakukan pemilik usaha untuk bisa survive di era globalisasi.
Menarik bukan pembahasan tentang digital marketing di atas? Selain yang telah diulas sebelumnya ada banyak lagi strategi pemasaran digital yang tidak kalah menarik. Jika ingin mempelajarinya, kamu bisa mengikuti kursus online di GreatNusa yang dipandu oleh para ahli dan profesional. Metode praktis, GreatNusa memberikan kursus yang bisa diakses dari mana saja dan bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan pendidikan tambahan meskipun telah menyelesaikan pendidikan atau sudah bekerja.
Itulah ulasan tentang pengertian, keunggulan, jenis, dan tujuan digital marketing. Semoga bermanfaat.
Apa yang dimaksud database dan DBMS? Secara sederhana kita dapat mendefinisikannya sebagai tempat penyimpanan data yang ada di dalam komputer atau di dalam awan (cloud). Tahukah kamu bahwa sistem database sudah ditemukan sejak awal tahun 1960? Sungguh mengagetkan, bukan? Benar, database sudah ditemukan sejak lama, bahkan sebelum semua perangkat elektronik canggih seperti sekarang berhasil dikembangkan. Tidak ingin membuat kamu semakin penasaran, mari kita cari tahu apa yang dimaksud dengan database dan DBMS di bawah ini.
Database atau basis data merupakan sekumpulan informasi atau data yang dikelola dan disimpan sedemikian rupa berdasarkan suatu ketentuan yang saling berkaitan untuk memudahkan pengelolaan dan penyimpanan data. Keberadaan sistem manajemen basis data memungkinkan semua penggunanya untuk menyimpan, mencari dan membuang informasi.
Pengguna bahkan bisa membagikan data mereka dengan pengguna lainnya, serta melakukan pengeditan dalam waktu yang bersamaan. Informasi yang bisa kamu simpan di basis data tidak hanya berupa tulisan semata. Data berupa dokumen berbagai format, media foto dan video bahkan rekaman suara.
Baca Juga: Apa Itu Data Science dan Fungsinya dalam Dunia Kerja
Berbicara mengenai database atau basis data, ada satu kata lagi yang perlu dibahas untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh, yaitu DBMS. DBMS atau Database Management System adalah suatu perangkat lunak yang diprogram untuk menghubungkan basis data dengan pengguna. Bisa dibilang peran dari DBMS adalah untuk memastikan kamu sebagai pengguna bisa mengakses seluruh data yang tersimpan. Baik itu membaca, memperbarui, menyusun dan membuang informasi yang ada.
Kini kamu sudah tahu mengenai apa yang dimaksud dengan database dan DBMS, tetapi apakah kamu sudah mengetahui manfaat menggunakan database? Berikut ini adalah penjelasan mengenai manfaat-manfaat dari database bagi pengguna.
Penggunaan database memudahkan kamu dalam mencari data yang dibutuhkan dengan cepat. Ini dikarenakan penyimpanan data yang dikelompokkan atau disusun secara berurutan akan membuat pencarian informasi mudah dilakukan. Kecepatan dari setiap jenis database yang digunakan umumnya berbeda, tergantung kemampuan dari program di dalamnya.
Jika kamu menggunakan basis data secara daring (online), data yang tersimpan di dalamnya bisa diakses lebih dari satu pengguna (multi-user). Jadi para pengguna tidak perlu mengatur jadwal saat ingin mengakses data dengan pengguna yang lain, karena basis data bisa diakses dalam waktu yang bersamaan.
Baca Juga: 3 Tingkatan Piramida Manajemen dan Contohnya
Saat ini semua basis data sudah dilengkapi dengan sistem keamanan dengan menggunakan password. Oleh karena itu data yang tersimpan dalam database hanya bisa diakses oleh orang-orang yang sudah diberi izin untuk mengakses data. Kamu jadi tidak perlu khawatir mengenai data yang akan diubah sembarangan oleh pengguna tidak dikenal.
Poin sebelumnya sudah sedikit menyinggung soal data yang tersimpan secara terpusat. Penyimpanan data yang terpusat akan membuat seluruh orang dalam perusahaan bisa mengakses data yang sama. Keberadaan data yang terpusat pada dasarnya akan memudahkan pencarian data saat dibutuhkan. Jika penyimpanan data penting ditaruh pada database yang berbeda, bukankah kamu jadi kebingungan saat ingin mencarinya?
Sejalan dengan penyimpanan data yang bisa diakses oleh banyak pengguna, penggunaan database pada dasarnya membuat penghematan seperti dalam operasional perusahaan. Akibatnya database tambahan tidak lagi diperlukan dan dana yang ada bisa digunakan atau dialokasikan pada kebutuhan yang lain.
Baca Juga: Fungsi Manajemen Operasional Untuk Bisnis Yang Efektif
Bagaimana? Sudahkah kamu memahami database dan DBMS? Apakah manfaatnya yang sudah kamu rasakan saat menggunakan suatu database? Apabila kamu tertarik mempelajari lebih jauh mengenai sistem dan pemrograman, tersedia kursus database system gratis di GreatNusa. Mari mengembangkan kemampuan dan skill yang baru bersama GreatNusa dan bersiap menjadi pemimpin bangsa yang hebat! Semoga kursus di GreatNusa membantu kamu mengerti lebih jauh mengenai apa yang dimaksud dengan database dan DBMS.