Menampilkan 19 - 24 dari 42 Artikel
By greatnusa • 24 Januari 2022
Pelajari strategi pengambilan keputusan seperti dengan membangun sistem filter serta pendekatan yang holistik. Simak informasinya di sini.
Setiap harinya, kamu harus membuat keputusan, baik kecil maupun besar. Misalnya, kapan harus pergi makan malam dengan teman? Apa menu sarapan Anda? Manakah kampus yang sesuai dengan minat? Berapakah anak yang ingin dilahirkan? Hal yang sama juga berlaku dalam bisnis dan tentunya dalam skala yang lebih besar. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu harus menguasai berbagai strategi pengambilan keputusan.
Ketika dihadapkan pada masalah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Dalam kasus minor, bisa jadi kamu hanya mengandalkan firasat untuk memilih keputusan yang paling tepat. Sebaliknya, pada kasus besar, menggunakan satu atau beberapa strategi untuk memperoleh kesimpulan bisa dijadikan pedoman. Terlebih, kasus mayor biasanya membutuhkan lebih banyak waktu, riset, energi mental, dan usaha untuk diselesaikan.
Jadi, bagaimana strategi pengambilan keputusan yang efektif untukmu? Ketahui lewat pembahasan berikut ini!
Menurut Mark Divine, mantan komandan United States Navy SEAL, dirinya harus bisa "menyederhanakan medan pertempuran" dan membuat keputusan kilat yang berkaitan dengan hidup dan mati. Dia mengembangkan suatu metode yang dapat mendukung pembuatan keputusan secara cepat, yakni PROP.
Dengan metode PROP yang simpel, siapa pun bisa membuat keputusan yang fokus kepada target!
Dalam sebuah buku berjudul "Wharton on Making Decisions", ada salah satu hasil riset menarik, yaitu semakin penting sebuah keputusan, seseorang akan semakin emosional. Namun, seharusnya kita melakukan sebaliknya. Makin penting keputusan, berpikirlah lebih logis dan rasional.
Sebagai contoh, gunakan emosi ketika menentukan restoran yang akan dikunjungi atau film yang akan ditonton di bioskop pada akhir pekan. Dengan hal-hal sederhana seperti itu, tidak akan muncul akibat jangka panjang yang membuat keputusan emosional berubah menjadi masalah serius.
Namun, saat berhadapan dengan keputusan krusial, misalnya, merilis produk baru untuk bisnismu, jadilah seperti robot—logis dan realistis. Terkadang, menjadi siborg pun tidak masalah—setengah manusia (emosional) dan setengah mesin (nonemosional).
Strategi pengambilan keputusan ini diterapkan oleh Com Mirza, CEO Mirza Holdings. Menurutnya, setiap keputusan bukan cuma harus bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga semua hal yang menjadi tanggung jawabnya. Jadi, dia mencari kesimpulan berdasarkan tiga filter:
Jika terdapat keputusan yang sesuai dengan tiga filter di atas, Mirza akan memprosesnya secara cepat. Apabila tidak, dia akan menganalisis lebih lanjut dan biasanya tidak mengeksekusinya.
Tanpa sistem filter, kamu hanya akan menganalisis keputusan dari satu sisi. Sementara dengan menggunakan sistem penyaring, langkah yang diambil menjadi lebih jitu—meskipun butuh waktu lama dan melelahkan. Jadi, buatlah versi sistem filtermu sendiri yang sesuai dengan kebutuhan!
Penguasaan bisnis dimulai dengan membangun prinsip yang dapat diandalkan ketika kamu menghadapi masa sulit maupun masa yang penuh peluang. Walau begitu, sebagian besar kesuksesan bisa jadi disebabkan oleh orang-orang yang ada di sekitarmu dan wawasan yang mereka miliki.
Bagi Moshe Malamud, pendiri dan CEO M2Jets, memiliki kedekatan hubungan dengan para wirausahawan top dari semua industri sangat diperlukan. Itu karena tidak ada seorang pun yang bisa menciptakan produk untuk semua jenis bisnis. Jadi, butuh banyak pengalaman dan koneksi yang benar-benar mampu membentuk wawasanmu dalam proses pembuatan keputusan.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill dalam Organisasi
Amir Orad, CEO Sisense dan ahli keamanan siber, mengandalkan kebijaksanaan dalam membuat keputusan. Baginya, kesimpulan yang baik akan membuahkan beragam penghargaan, sedangkan keputusan buruk akan memberikan "pengalaman".
Nah, pengalaman yang kamu dapatkan bisa diubah menjadi kebijaksanaan. Caranya? Galilah opsi-opsi buruk yang pernah dipilih dan pahamilah cara untuk memperbaikinya menjadi lebih baik.
Kebijaksanaan membantumu mengerti perbedaan antara keputusan yang penting dan tidak penting. Selain itu, jangan ragu untuk mengambil risiko dan membuat kesalahan.
Baca Juga: Macam Macam Soft Skill yang Dapat Dikuasai
Kesuksesan bisnis berasal dari seseorang yang mengetahui secara pasti hasil yang dia inginkan. Ibarat sinar laser, kamu harus fokus terhadap hal yang akan diciptakan dan tidak pernah melepaskan pandanganmu dari target.
Saat membuat keputusan, tanyakan pada diri sendiri, "apakah hal ini membawa saya lebih dekat dengan tujuan atau sebaliknya?" Jauhi sesuatu yang menghalangi jalanmu menuju garis final.
Tak hanya itu, membangun kepercayaan dan pola pikir juga diperlukan untuk menyelesaikan tugas tanpa keraguan. Ragu-ragu membuat banyak orang lebih mudah gagal di tengah jalan. Pastinya, kamu tidak ingin seperti itu, kan?
Maka dari itu, imbangi pemahaman tentang diri sendiri dengan pola pikir yang kuat! Pemikiran yang lemah hanya akan membuahkan hasil yang lemah pula. Jangan biarkan orang-orang membatasi dirimu!
Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan firasat dan emosi. Sebisa mungkin, pertimbangkan banyak hal terlebih dahulu, barulah sisanya mengandalkan intuisi. Orang lain juga dapat memberikan perspektif baru padamu. Jadi, ketika menghadapi masalah rumit, carilah saran dari 2–4 orang tepercaya yang jauh lebih berpengalaman.
Baca Juga: 7 Manfaat Bekerja Sama dalam Menyelesaikan Pekerjaan Sulit
Pernahkah kamu terlalu memikirkan sisi positif dan sisi negatif dari sebuah keputusan? Pernah melibatkan hal-hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan? Pernah memperoleh berbagai macam ide, tetapi kamu malah menghabiskan waktu untuk mengeksplorasinya satu per satu?
Jangan lakukan! Dalam membuat keputusan, kamu harus bisa menenangkan diri agar mampu berpikir jernih. Overthinking hanya akan membebani dan membuatmu kesulitan membuat kesimpulan.
Satu lagi strategi yang tidak boleh kamu lewatkan. Cobalah untuk melakukan pendekatan holistik selama proses pembuatan keputusan. Holistic Decision Making (HDM) mencakup beberapa poin, yakni
Terakhir, ada strategi yang diandalkan oleh Tom Shieh, CEO dati Crimcheck. Baginya, sangat dangkal jika berpikir bahwa kesuksesan perusahaan hanya diraih berkat keputusan bijak seorang pemimpin. Keberhasilan Crimcheck sebagian besar didapatkan karena keberadaan timnya yang luar biasa—semuanya berhak memperoleh pengakuan.
Ketika membuat keputusan, sebaiknya kumpulkan semua orang yang dibutuhkan dalam satu ruangan. Lalu, carilah masukan, perspektif, dan wawasan yang bernilai dari mereka. Tidak ada salahnya bagi seorang pemimpin strategi untuk bekerja sama dengan orang-orang yang jauh lebih cerdas darinya dan menguasai keahlian mumpuni di masing-masing bidang. Semua kekuatan dan penghargaan yang diperoleh merupakan milik bersama.
Strategi pengambilan keputusan terkadang sederhana ataupun kompleks. Kamu bisa menggunakan strategi berdasarkan berbagai faktor, termasuk kerumitan, waktu pembuatan, dan jumlah kemungkinan yang ada. Semoga informasi kali ini bisa membantumu dalam menarik kesimpulan, ya!
Untuk memperdalam pemahaman kamu tentang strategi pengambilan keputusan, kamu dapat mengikuti berbagai kursus yang ditawarkan oleh GreatNusa. Kamu bisa mengambil kursus tentang Pengenalan Enterprise Architecture untuk Pemula yang dapat membantu kamu membuat kerangka kerja agar kamu dapat mengambil berbagai keputusan dengan tepat dan cepat.
Sumber:
By greatnusa • 7 Februari 2023
Cara cepat belajar bahasa inggris bisa dilakukan jika enggan ikut kursus yang mahal? Ini 8 metode cara cepat belajar bahasa Inggris yang bisa kamu lakukan autodidak.
Kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris, baik secara lisan ataupun tertulis, jadi modal penting dalam memperoleh karier cemerlang di masa depan. Kamu pun bisa menggunakan berbagai metode untuk menguasainya. Salah satunya, kamu bisa mencoba cara cepat belajar bahasa Inggris autodidak.
Belajar secara autotidak memungkinkan kamu untuk menguasai bahasa Inggris dengan biaya terjangkau. Kamu tidak perlu membayar biaya kursus yang nominalnya cukup besar. Kalau melakukannya dengan metode yang tepat, kamu dapat mahir berbahasa Inggris lisan ataupun tertulis.
Lalu, bagaimana metode belajar bahasa Inggris yang tepat dan bisa kamu praktikkan dengan mudah? Ada 8 tips yang bisa kamu coba sebagai sarana pembelajaran tersebut, yaitu:
Metode yang pertama adalah menonton film berbahasa Inggris. Kamu memang bisa memilih berbagai jenis film yang bisa ditonton. Sebagai rekomendasi, kamu dapat mengutamakan pemilihan pada film dokumenter.
Kenapa film dokumenter? Dibandingkan dengan film lain, film dokumenter menggunakan bahasa pengantar yang relatif mudah dipahami untuk pemula. Selain itu, pelafalannya juga tidak terlalu cepat sehingga kamu dapat mendengarkannya dengan baik.
Sebagai alternatif, kamu bisa pula memilih untuk mendengarkan podcast berbahasa Inggris. Ada banyak pilihan podcast yang dapat kamu ikuti. Kamu punya opsi untuk mengikuti podcast yang membahas tentang tema favorit atau podcast khusus belajar bahasa Inggris.
Kamu bisa pula menggunakan cara cepat belajar bahasa Inggris melalui novel. Kamu dapat memilih untuk membaca novel dengan tema yang disukai. Pilihan aktivitas ini pun sangat menyenangkan, terutama kalau kamu adalah orang yang memang hobi membaca novel.
Belajar bahasa Inggris lewat tak hanya menawarkan metode yang santai. Namun, cara ini juga efektif dalam membantu kamu memperkaya kosakata bahasa Inggris. Sebagai langkah awal, kamu bisa memilih novel anak-anak. Selanjutnya, pertimbangkan untuk membaca novel yang sesuai dengan selera masing-masing.
Baca Juga: Apa Itu Hard Skill dalam Dunia Pekerjaan?
Praktik belajar bahasa Inggris lewat aktivitas menonton film dan membaca novel membuat kamu punya kosakata cukup banyak. Bekal kosakata tersebut dapat kamu manfaatkan untuk berlatih komunikasi dalam bahasa Inggris. Caranya, kamu bisa memanfaatkan aplikasi chat dan mencari lawan bicara dari luar negeri.
Ada banyak pilihan aplikasi chatting yang bisa membantu kamu dalam mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris. Beberapa aplikasi tersebut di antaranya adalah:
Membaca kamus dapat membantu kamu menemukan kosakata baru. Alih-alih menggunakan kamus yang kamu beli dari toko, pertimbangkan untuk membangun kamus kosakata bahasa Inggris sendiri. Kamu bisa mulai mencatat kosakata baru yang ada di sekitar dan biasa dijumpai.
Kalau aktivitas pencatatan kosakata tersebut berjalan secara terus-menerus, kamu akan mempunyai kamus yang banyak. Kamu pun bakal memiliki banyak kosakata baru yang sebelumnya belum diketahui. Di waktu yang sama, keberadaan kamus pribadi tersebut dapat membantu kamu dalam memperoleh rasa percaya diri.
Baca Juga: Kuasai 5 Public Speaking Skills Berikut untuk Siap Dunia Kerja
Cara cepat belajar bahasa Inggris yang selanjutnya adalah melalui lagu. Mendengarkan dan sekaligus mendengarkan lagu berbahasa Inggris jadi metode belajar yang menyenangkan. Apalagi ada banyak pilihan jenis lagu yang bisa kamu gunakan. Sebagai tambahan, kamu bisa pula memperoleh lirik lagu dengan mudah lewat internet.
Untuk memudahkan dalam proses belajar, kamu bisa memilih lagu yang memiliki tempo lambat. Dengan begitu, kamu tidak akan mengalami kesulitan dalam mendengar dan menghafalkannya. Beberapa rekomendasi lagu bahasa Inggris yang dapat kamu gunakan untuk sarana belajar di antaranya adalah:
Lagu Taylor Swift jadi pilihan menarik kalau kamu ingin belajar bahasa Inggris dengan cepat. Penyanyi yang satu ini kerap menyanyikan lagu dengan lirik yang mudah dipahami dan bertempo lambat. Salah satunya adalah lagu berjudul Begin Again.
Lagu yang satu ini sangat populer dan enak didengar. Temponya yang relatif lambat dapat membantu kamu dalam belajar memahami setiap kata dan sekaligus menghafalkannya. Bahkan, lagu ini sering digunakan di tempat kursus bahasa Inggris sebagai sarana berlatih listening.
Opsi lagu bertempo lambat lainnya adalah When The Children Cry dari White Lion. Lantunan suara dari lagu ini enak didengar. Selain itu, liriknya juga menyimpan pesan yang sangat penting.
Kalau ingin belajar bahasa Inggris menggunakan lagu yang relatif baru, kamu bisa memilih lagu Love Me Now dari John Legend. Lagu ini memiliki kemudahan untuk bisa dihafal karena di dalamnya ada banyak repetisi. Sebagai tambahan, lagu pop ini juga bisa memberi tambahan kosakata dalam bentuk ungkapan yang menarik kamu ketahui.
Rekomendasi lagu yang terakhir adalah lagu Ed Sheeran berjudul Shape of You. Lagu ini dapat membantu kamu untuk bisa memahami bahasa Inggris dengan aksen British. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa Ed Sheeran merupakan penyanyi asal Inggris yang punya aksen British kental.
Tips selanjutnya adalah berlatih bahasa Inggris dengan cara menulis. Cara latihan seperti ini dapat membantu kamu berkomunikasi secara tertulis. Saat berlatih, kamu bisa mencoba menulis apa saja tanpa ada batasan tema tertentu. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengkhawatirkan aspek grammar dari tulisan yang dibuat.
Grammar memang penting. Namun, kamu jangan terlalu terpaku untuk belajar menulis sesuai dengan ketentuan grammar. Kalau proses latihan menulis dalam bahasa Inggris sudah lancar, kamu dapat mulai mengoreksi tulisan tersebut sesuai dengan grammar.
Baca Juga: Belajar Membuat Proposal Sistem untuk Memulai Proyek
Seperti halnya latihan menulis, kamu bisa pula mencoba untuk berlatih bicara dalam bahasa Inggris kapan saja dan di mana saja. Proses latihan ini bisa kamu lakukan sendiri ataupun ketika berbicara dengan orang lain. Cara belajar ini dapat membantu kamu dalam meningkatkan kelancaran pelafalan kata-kata dalam bahasa Inggris.
Tips yang terakhir, kamu punya pertimbangan untuk mengikuti kursus bahasa Inggris secara online. Kursus seperti ini sangat berguna untuk mengoreksi kesalahan cara pelafalan ataupun penulisan yang kamu lakukan. Selain itu, kursus online juga relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan biaya les bahasa Inggris secara offline.
GreatNusa menjadi solusi tepat bagi kamu ketika ingin mengikuti kursus online cara cepat belajar bahasa Inggris dan berkualitas. Ada banyak pilihan tema kursus yang tersedia, termasuk di antaranya adalah kursus writing ataupun strategi IELTS.
Nah, itulah tips dan cara yang dapat kamu praktikkan untuk belajar dan menguasai bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Inggris yang bagus dapat membantu kamu dalam meraih cita-cita cerah di masa depan.
By greatnusa • 31 Januari 2023
Cara mengembangkan potensi diri, mulai dari mengetahui kekuatan, kelemahan, hingga menemukan lingkungan positif. Cari tahu selengkapnya di sini!
Setiap orang mempunyai potensi yang terpendam dalam dirinya masing-masing. Hanya saja, tidak semua orang mampu mengembangkan potensi tersebut secara maksimal. Padahal, kalau mampu mengetahui cara mengembangkan potensi diri, kamu akan memperoleh karier yang cemerlang di masa depan.
Hal yang perlu kamu ketahui, siapa saja bisa mengembangkan potensi dalam dirinya secara maksimal dan meraih kesuksesan. Kamu perlu proses belajar yang panjang dan meng-upgrade kemampuan diri. Sebagai tambahan, kamu juga perlu metode yang tepat dalam mengembangkan potensi tersebut.
Lalu, bagaimana upaya yang bisa kamu lakukan agar dapat mengembangkan potensi diri dengan tepat dan maksimal? Ada 7 tips yang bisa kamu laksanakan, yaitu:
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan agar mampu mengembangkan potensi adalah dengan mengetahui kekuatan serta kelemahan masing-masing. Banyak orang yang tahu kekuatan atau kelebihannya. Namun, tidak semua orang mau mengakui kelemahan dalam dirinya.
Pengakuan terhadap kekuatan dan kelemahan merupakan salah satu wujud penerimaan diri seseorang. Dengan begitu, kamu akan mempunyai batas toleransi atas kemampuan yang dimiliki. Ada 3 upaya yang dapat kamu lakukan untuk mengetahui dan mengakui kekuatan serta kelemahan diri sendiri, yaitu:
Cara mengembangkan potensi diri yang selanjutnya adalah mengikuti tes minat dan bakat. Tes ini merupakan salah satu jenis tes psikologis yang bertujuan untuk menggali minat serta bakat seseorang. Di waktu yang sama, tes ini dapat pula kamu manfaatkan untuk mengetahui potensi intelegensi serta kecenderungan kepribadian.
Lalu, bagaimana cara berpartisipasi dalam tes minat dan bakat? Caranya mudah. Kamu bisa mengikuti tes minat dan bakat yang ada di internet. Kalau ingin hasil tes yang lebih kredibel, kamu dapat pula memilih untuk ikut serta dalam tes minat dan bakat di lembaga yang terpercaya.
Baca Juga: 7 Cara Membangun Tim Kerja yang Baik
Kamu bisa pula mengembangkan potensi diri dengan cara mencoba berbagai pengalaman baru. Contohnya, ikut serta dalam aktivitas di alam terbuka, mengikuti kursus keahlian baru, ikut serta dalam aktivitas volunteer, dan lain sebagainya.
Kesempatan mencoba pengalaman baru memberikan banyak manfaat, di antaranya adalah:
Proses pengembangan potensi diri itu butuh waktu panjang. Kamu perlu sumber motivasi yang kuat untuk bisa menjalaninya. Oleh karena itu, kamu harus menyiapkan bekal dengan cara menemukan sumber motivasi untuk menjalani perjalanan panjang tersebut.
Sumber motivasi bisa datang dari mana saja. Ada 3 jenis sumber motivasi yang menjadi penyemangat dalam mencapai tujuan, yaitu:
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill dalam Organisasi
Ada pula cara mengembangkan potensi diri lewat kebiasaan berpikir secara terbuka atau open minded. Pola pikir terbuka mendorong kamu untuk mempertimbangkan ide, pendapat, serta informasi dari luar dalam setiap proses pengambilan keputusan. Kebiasaan open minded memberikan berbagai manfaat yang positif, di antaranya:
Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kalau kamu punya kebiasaan seperti ini, pastikan untuk berhenti melakukannya. Kebiasaan seperti itu tidak akan membuat kamu bisa mengembangkan potensi diri. Sebaliknya, kamu bakal mengalami permasalahan mental dan merasa minder.
Ada beberapa upaya yang dapat kamu lakukan supaya berhenti dalam membandingkan diri dengan orang lain, yaitu:
Baca Juga: Implementasi Strategi: Pengertian dan Contoh
Tips terakhir dan tidak kalah penting dalam cara mengembangkan potensi diri adalah memilih lingkungan secara tepat. Kamu perlu berada di tengah-tengah orang yang terbiasa bersikap positif untuk bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Itulah 7 tips penting yang bisa kamu terapkan sebagai cara mengembangkan potensi diri. Selanjutnya, kamu dapat mengembangkan potensi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.
GreatNusa memberi kesempatan bagi kamu untuk mengembangkan potensi diri seluas-luasnya. Ada banyak pilihan kursus pengembangan diri yang bisa kamu ikuti. Yuk, segera manfaatkan kursus keterampilan dan keahlian di GreatNusa.
By greatnusa • 2 Februari 2023
Perencanaan karir adalah upaya nyata meraih kesuksesan karir di masa depan. Yuk, cari tahu juga pengertian, tujuan, serta contohnya sebagai berikut di sini!
Mempunyai karir bagus adalah impian banyak orang. Hanya saja, tidak sedikit orang yang mengaku tidak puas dan bahkan tak menyukai pekerjaannya. Alhasil, dia menyelesaikan tugas harian sekadar untuk memenuhi kewajiban sebagai karyawan. Situasi ini terjadi karena banyak orang tak menyadari bahwa perencanaan karir adalah aspek penting yang perlu menjadi perhatian serius.
Perencanaan karir dapat membantu kamu mencapai tujuan dalam memperoleh pekerjaan impian. Namun, apakah kamu benar-benar memahami pengertian perencanaan karir, tujuan, serta contohnya? Kalau ingin membekali diri dengan pengetahuan tersebut sebagai bekal masa depan, simak pembahasan lengkapnya sebagai berikut, ya.
Dalam pengertiannya, perencanaan karir merupakan proses yang perlu kamu lalui dalam upaya mencapai tujuan karir yang diinginkan. Proses serta tahapan yang perlu kamu lakukan dalam perencanaan karir beragam, meliputi identifikasi, perencanaan, serta pelaksanaan.
Penyusunan perencanaan karir harus disertai dengan persyaratan pendukung yang memadai agar bisa terwujud. Persyaratan tersebut mencakup banyak aspek, termasuk di antaranya adalah prestasi kerja, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi jabatan tertentu, bobot pekerjaan, dan lain sebagainya.
Dalam praktiknya, perencanaan karir adalah proses yang berkelanjutan dan tidak pernah berhenti. Keberadaannya dapat membantu proses belajar dan pengembangan diri dalam upaya meraih karir yang diinginkan.
Lewat career planning, kamu tak hanya bisa mencapai keberhasilan dalam bidang karir profesional. Namun, kamu juga akan memperoleh manfaat lain dalam mengembangkan kepribadian secara personal.
Dalam proses perencanaan karir, ada beberapa tahapan yang perlu kamu lakukan, yaitu:
Tahap pertama yang perlu kamu lakukan dalam proses career planning adalah self assessment atau melakukan penilaian terhadap diri sendiri. Lakukan evaluasi secara menyeluruh dan mencakup banyak aspek, termasuk di antaranya adalah passion, personal trait, kebutuhan keuangan, work style, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan lain-lain.
Dalam proses ini, kamu harus tahu hal seperti apa saja yang menimbulkan ketenangan dalam pikiran. Di waktu yang sama, kenali pula hal-hal yang bisa mengganggu pikiran kamu. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui modal yang dimiliki dalam upaya mencapai karir cerah di masa depan.
Langkah selanjutnya adalah melakukan riset karir potensial yang sesuai dengan value kamu. Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan dalam proses riset tersebut. Kamu dapat memanfaatkan internet, melakukan wawancara kepada pekerja di sektor industri yang diminati, ataupun mengikuti program magang kerja atau menjalani kerja paruh waktu.
Apa pun metodenya, upaya riset yang kamu lakukan akan memberi gambaran secara singkat tentang karir potensial yang diinginkan. Kamu dapat mengetahui tugas serta tanggung jawab yang perlu dijalankan ketika menjalani karir tersebut.
Setelah melakukan riset, kamu dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing karir potensial. Kamu pun dapat menggunakan data tersebut sebagai upaya untuk menentukan pilihan karir yang akan dijalani.
Dalam prosesnya, kamu perlu memperhatikan berbagai faktor, termasuk di antaranya adalah potensi pendapatan, tingkat kenyamanan, persaingan untuk mendapatkan karir tersebut, dan lain sebagainya.
Saat melakukan identifikasi karir, kamu bisa melakukannya tidak terbatas hanya pada satu opsi karir. Kamu bisa pula menyiapkan pilihan karir alternatif. Keputusan tersebut dapat kamu sesuaikan dengan situasi yang dihadapi serta opsi karir yang dimiliki.
Tahap yang terakhir adalah penentuan tujuan karir. Kamu perlu memiliki tujuan jangka pendek dan panjang. Keberadaan tujuan tersebut dapat membantu kamu untuk bisa tetap fokus dalam meniti karir. Selain itu, kamu perlu menguraikan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Hal yang perlu kamu catat, pastikan bahwa tujuan yang diinginkan bersifat konkrit. Kamu juga perlu menambahkan timeline untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan begitu, kamu bisa melakukan evaluasi ketika mengalami kegagalan dan secepatnya melaksanakan perbaikan.
Baca Juga: Apa Itu Personal Branding dan Bagaimana Cara Meningkatkannya?
Kamu mungkin berpikir kalau karir bagus di masa depan bisa didapatkan tanpa perlu menyusun perencanaan karir. Namun, kamu perlu tahu bahwa penyusunan perencanaan karir memiliki tujuan penting, yaitu:
Tujuan pertama dari career planning adalah mencapai kepuasan pribadi berkaitan dengan karir. Bahkan, kepuasan pribadi merupakan salah satu bentuk tujuan akhir dari upaya perencanaan karir. Kepuasan tersebut pun dapat memunculkan perasaan bahagia dan membuat seseorang tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan pekerjaannya.
Tujuan selanjutnya dari perencanaan karir adalah mendapatkan pemahaman terhadap kekuatan serta kelemahan masing-masing. Kamu tidak akan bisa membangun perencanaan karir dengan baik tanpa disertai dengan kesadaran terhadap diri sendiri atau self awareness.
Kamu juga akan memperoleh tujuan perencanaan karir berupa pemanfaatan waktu dan usaha yang efisien. Perencanaan dapat membantu kamu dalam memilih dan menentukan karir secara sistematis. Bukan berlandaskan pada trial error yang bakal membuang banyak waktu serta tenaga.
Adanya perencanaan dapat membantu kamu memperoleh karir yang tepat di masa depan. Kamu pun bisa menjalani karir tersebut dengan lebih nyaman dan dapat menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
Tujuan terakhir, kamu dapat menyusun rencana karir dengan mempertimbangkan personality traits. Karir yang bersesuaian dengan personality traits memberikan berbagai manfaat, termasuk di antaranya adalah:
Baca Juga: Butuh Motivasi Dalam Bekerja? Ini 6 Jenis Motivasi yang Perlu Diketahui
Seperti yang sudah disebutkan, perencanaan karir harus disertai dengan tujuan konkret jangka pendek dan panjang. Kamu pun perlu mencantumkan langkah-langkah untuk mencapainya. Biar lebih jelas, simak contohnya sebagai berikut:
Tujuan karir jangka panjang: menjadi redaktur senior di portal berita terkemuka
Upaya jangka pendek untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang:
Langkah Awal Meniti Karir
Pengembangan Diri
Peningkatan Pengalaman
Dari contoh perencanaan karir sederhana tersebut, kamu dapat menetapkan tujuan karir secara jelas. Kamu pun dapat memonitor pencapaian karir disertai dengan tindakan untuk mencapai tujuan karir tersebut.
Baca Juga: Perbedaan Pemimpin dan Kepemimpinan Dalam Dunia Kerja
Sampai di sini, kamu sudah dapat memahami pentingnya perencanaan karir. Bahkan, perencanaan karir adalah langkah awal yang perlu kamu lakukan dalam upaya meraih kesuksesan karir profesional di masa depan.
Tak lupa, kamu perlu melengkapi perencanaan karir tersebut dengan bekal kemampuan yang sesuai. Kamu pun dapat membekali diri dengan berbagai keahlian dengan berpartisipasi dalam kursus online di GreatNusa.
Banyak pilihan kursus yang bisa kamu ikuti sesuai dengan minat masing-masing. Yuk, raih kesuksesan karir bersama GreatNusa!
By greatnusa • 3 Februari 2023
Jiwa kepemimpinan adalah hal yang dapat dilatih. Temukan caranya, mulai dari ingin belajar hingga memahami diri sendiri, di artikel berikut ini.
Melansir dari laman Forbes, jiwa kepemimpinan adalah proses pengaruh sosial ketika satu orang dapat memaksimalkan usaha orang lain untuk menggapai tujuan bersama. Kepemimpinan ini tidak ada hubungannya dengan pangkat maupun atribut pribadi.
Bahkan, orang yang disebut “pemimpin” pun tidak selalu memiliki karakteristik yang menunjukkan bahwa dirinya adalah pemimpin. Sekadar memiliki karisma saja tidak cukup; mereka yang ditunjuk untuk menjadi pemimpin harus memiliki sifat-sifat kepemimpinan seperti yang diulas di bawah ini.
Menjadi orang yang ditunjuk menjadi pemimpin memang bukan perkara mudah. Namun, beberapa karakteristik jiwa kepemimpinan ini bisa diterapkan ketika menjadi seorang pemimpin.
Individu yang dipercaya untuk memimpin sebuah tim harus mampu bersinergi dan menciptakan sinergi dalam tim tersebut. Ia juga harus bisa mengajak setiap anggota tim untuk selalu terlibat dalam kemajuan tim. Dengan kata lain, jangan sampai ada anggota yang tak ikut berkontribusi atau tak tahu bagaimana caranya memberikan kontribusi dalam pekerjaan.
Pemimpin harus memiliki kapabilitas dalam mengenali potensi dari setiap anggotanya. Misalnya, karyawan A lebih cocok untuk divisi pemasaran, si B lebih cocok di departemen uji kualitas, si C lebih memiliki kemampuan untuk memimpin proyek berikutnya, dan lain sebagainya.
Apabila seorang pemimpin mampu bersinergi, menciptakan sinergi, sekaligus mampu mengenali dan menggali potensi setiap anggotanya, maka orang tersebut sudah pantas menduduki posisi sebagai pemimpin.
Akan tetapi, sebelum menggali potensi orang lain, seorang pemimpin harus terlebih dahulu mengetahui potensi diri sendiri. Pada dasarnya, tak ada yang lebih memahami dirimu selain kamu sendiri. Kamu harus menyadari bahwa kamu memiliki potensi yang bisa kamu gunakan untuk membantu menggali potensi orang lain.
Berani mengakui kesalahan diri sendiri, bahkan kesalahan anak buah, merupakan bagian dari jiwa kepemimpinan yang kuat.
Apabila terbukti melakukan kesalahan, sebagian orang biasanya langsung menimpakan kesalahan tersebut pada orang lain. Umumnya, anak buahlah yang paling apes dalam situasi seperti ini.
Beberapa pemimpin merasa ‘kehormatannya’ tidak boleh ternoda oleh kesalahan sedikit pun, apalagi kesalahan tersebut dilakukan oleh anak buahnya sendiri. Alhasil, anak buahlah yang harus menanggungnya. Bila perlu, mereka harus bersedia dikorbankan seperti dicopot dari jabatannya.
Berani mengakui kesalahan sebenarnya adalah bentuk akuntabilitas seorang pemimpin. Kesediaan untuk memberikan penjelasan, bahkan sebelum diminta, bisa membantu memulihkan ataupun meningkatkan kepercayaan anak buah pada pemimpin.
Orang dengan karakteristik kepemimpinan seperti ini juga tidak akan kehilangan rasa hormat karena bersedia mengakui bahwa ia telah berbuat salah. Sebaliknya, pemimpin akan kehilangan penghargaan dari orang lain jika tidak mau mengakui kesalahan, bahkan malah menimpakan kesalahan pada orang lain.
Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda, termasuk saat mendengar kata “pemimpin” dan “boss”. Kata “boss” selalu identik dengan individu yang memiliki kecenderungan mengatur orang lain. Biasanya, mereka memiliki rasa tanggung jawab yang kecil, bahkan tak jarang melimpahkan semua pekerjaan kepada anak buahnya.
Baca Juga: 8 Perbedaan Bos dan Leader yang Perlu Kamu Ketahui
Sementara itu, kata “pemimpin” biasanya identik dengan sosok atasan yang mengayomi bawahannya. Namun, tak semua pemimpin seperti itu. Bahkan, sering kali ada pemimpin yang justru menjadi “boss” di mata karyawan mereka.
Seorang pemimpin memang harus rutin mengawasi kinerja anak buahnya demi memastikan proyek berjalan sesuai dengan perencanaan. Namun, bukan berarti hal ini bisa dijadikan lampu berlagak sok menyuruh dan mengatur segala hal.
Pemimpin yang ideal harus paham bagaimana caranya membimbing dan mengawasi kinerja karyawan. Tentunya, tanpa membuat anak buah merasa terlalu dikontrol dan masih memiliki ruang untuk senantiasa berkembang. Menumbuhkan karakteristik kepemimpinan seperti ini bisa dimulai dengan mendelegasikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan setiap orang.
Menjadi pemimpin yang ideal mengharuskan individu untuk bersikap dan berpikiran terbuka atas semua aspirasi yang ada. Begitulah cara kerja pemimpin yang sesungguhnya. Terlebih lagi, saat harus menemukan ide-ide kreatif nan solusional, tentu dibutuhkan sebuah eksperimen sederhana.
Bayangkan saja bila seorang pemimpin tak mau belajar mendengarkan aspirasi anak buahnya. Maka, sudah pasti ia akan menjadi sosok atasan menyebalkan yang tak pernah absen dari perbincangan karyawannya.
Tak hanya sekadar mau mendengarkan aspirasi saja, seorang pemimpin juga harus pro-aktif dalam mencari serta menerima umpan balik (feedback). Umpan balik berguna untuk mengetahui apakah hal yang selama ini diterapkan sudah sesuai atau belum.
Sebagai contoh, sebagai pemimpin sebuah departemen di perusahaan, kamu menerapkan kebijakan jam masuk kerja baru. Jam kerja diubah dari jam 7 pagi menjadi jam 8 pagi untuk mengurangi kemungkinan karyawan terlambat. Kamu perlu mendapatkan umpan balik dari setiap karyawan untuk melihat apakah kebijakan tersebut sudah berjalan dengan semestinya atau belum.
Apakah pegawai merasa senang dengan kebijakan baru tersebut? Apakah masih ada yang terlambat? Apakah pekerjaan menjadi jauh lebih produktif? Seorang pemimpinlah yang mampu menyimpulkan semua itu.
Pemimpin yang baik merupakan pemimpin yang selalu menghargai orang lain. Apabila seorang pemimpin ingin dihargai oleh orang lain, termasuk dalam hal ini adalah anak buahnya, maka ia wajib juga menghargai mereka.
Menghargai kinerja anak buah bisa dalam bentuk apa pun. Ada yang berbentuk moneter maupun non-moneter, bersifat langsung maupun tidak langsung. Pemberian penghargaan sangat krusial karena bisa membantu meningkatkan produktivitas. Selain itu, penghargaan tersebut juga bisa berupa mempertahankan pegawai berprestasi agar tetap loyal terhadap perusahaan.
Untuk bisa memiliki karakteristik seorang pemimpin yang baik seperti di atas, kamu perlu melatih jiwa kepemimpinanmu. Membangun, melatih, dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti di bawah ini.
Menumbuhkan jiwa kepemimpinan bisa dimulai dengan memiliki kemauan untuk mempelajari hal-hal baru. Pasalnya, pengetahuan dan wawasan yang luas bisa memengaruhi seseorang saat harus memimpin orang lain. Makin luas wawasan seseorang, makin baik pula cara ia memimpin dan berhadapan dengan banyak orang.
Menjadi seorang pemimpin mengharuskan seseorang untuk bisa menyampaikan visi, maksud, harapan, dan tujuan pada orang lain secara gamblang. Untuk menjadi komunikator handal, seorang pemimpin harus meningkatkan komunikasi verbal, non-verbal, maupun kemampuan mendengarkan orang lain.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill dalam Organisasi
Butuh waktu dan usaha keras untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Salah satunya adalah dengan memahami kelebihan dan kelemahan diri sendiri. Begitu seseorang menyadari kemampuannya, ia bisa memanfaatkannya untuk lebih memupuk jiwa kepemimpinan dalam dirinya.Sekarang bisa dipahami bahwa jiwa kepemimpinan adalah produk dari pengaruh sosial. Kunci utama mengembangkan bibit-bibit kepemimpinan adalah dengan memiliki kemauan untuk mencoba hal-hal baru. Salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan beragam skill yang bisa memperkaya kepemimpinanmu bersama GreatNusa. Tunggu apa lagi, saatnya bergabung dengan GreatNusa!
By greatnusa • 4 Februari 2023
Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir, mulai dari pengetahuan, skil, teknologi, hingga lingkungan keluarga. Ketahui faktor selengkapnya di sini!
Career planning atau perencanaan karir adalah langkah awal yang perlu kamu lakukan saat memasuki dunia kerja. Penyusunan rencana tersebut membantu kamu dalam mencapai target karir yang diinginkan. Hanya saja, kamu juga perlu secara cermat dalam menyusunnya. Pastikan bahwa kamu mempertimbangkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir.
Berkaitan dengan penyusunan perencanaan karir, kamu perlu tahu bahwa ada 2 kategori faktor yang memiliki pengaruh. Dua kategori faktor tersebut adalah faktor internal dan eksternal. Untuk mengetahui secara lebih lanjut pembahasan faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir tersebut, simak ulasannya berikut ini, yuk!
Ada beberapa faktor internal yang memiliki kaitan erat dengan perencanaan karir. Faktor internal tersebut di antaranya adalah:
Faktor internal pertama yang memiliki pengaruh pada perencanaan karir adalah pengetahuan. Pengetahuan mencakup banyak aspek, termasuk di antaranya adalah latar belakang pendidikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, pengetahuan yang dimilikinya pun kian berkembang.
Ada berbagai metode yang dilakukan perusahaan dalam menetapkan standar pengetahuan saat proses perekrutan karyawan. Sebagai contoh, dengan menetapkan batasan level pendidikan tertentu, IPK, dan lain sebagainya. Kalau memiliki standar pengetahuan yang tinggi, kamu punya banyak pilihan saat menentukan karir.
Terlepas dari apa saja karir yang bakal kamu pilih, soft skill merupakan faktor penting yang tak boleh dilewatkan. Alasan utamanya adalah karena soft skill bakal kamu butuhkan dalam berbagai jenis pekerjaan. Bahkan, kepemilikan soft skill yang kuat dapat mendorong kamu untuk meniti karir secara lebih lancar di masa depan.
Laporan iCIMS Hiring Insight tahun 2017 mengungkapkan, bahwa 94% perekrut profesional punya kepercayaan tinggi kalau karyawan yang memiliki bekal soft skill kuat bakal mendapat promosi jabatan lebih cepat dibandingkan karyawan lain. Secara khusus, ada 5 soft skill penting yang perlu kamu kuasai, yaitu komunikasi, problem solving, manajemen waktu, kemampuan beradaptasi, serta kepemimpinan.
Baca Juga: Perencanaan Karir: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya
Seperti halnya pengetahuan, keterampilan merupakan faktor internal yang tidak kalah penting dalam upaya perencanaan karir. Dalam proses pencarian karyawan, perusahaan tidak sekadar merekrut tenaga kerja yang punya pengetahuan atau teori. Namun, pengetahuan tersebut juga harus dibarengi dengan bekal keterampilan yang memadai.
Bekal keterampilan dapat membantu seorang karyawan untuk dapat menjalankan pekerjaannya dengan lancar. Kamu pun tidak akan mengalami kesulitan tinggi saat proses adaptasi. Situasi itu bisa kamu dapatkan ketika keahlian yang dimiliki sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan.
Faktor internal terakhir yang memiliki pengaruh pada perencanaan karir adalah perubahan karir. Perubahan tersebut berpotensi membuat kamu perlu melakukan revisi terhadap rencana yang telah disusun. Dalam kenyataannya, ada banyak faktor yang dapat menimbulkan keputusan seseorang untuk melakukan perubahan karir, di antaranya adalah:
Selain faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir secara internal, ada pula elemen eksternal yang tidak kalah pentingnya. Elemen eksternal tersebut meliputi:
Dunia kerja bersifat dinamis. Oleh karenanya, kamu akan mendapati adanya perubahan yang dapat terjadi kapan saja. Perubahan tersebut selanjutnya memberi pengaruh pada tingkat kebutuhan tenaga kerja sebuah perusahaan.
Contoh nyata dari fenomena perkembangan dunia kerja bisa kamu ketahui ketika terjadi pandemi COVID-19. Sebelum COVID-19, banyak orang yang menganggap remeh pola kerja jarak jauh. Bahkan, banyak orang yang beranggapan bahwa pekerja remote itu tidak ubahnya seorang pengangguran.
Namun, situasinya berubah 180 derajat ketika berlangsung pandemi COVID-19. Para karyawan yang awalnya dapat bekerja secara nyaman di kantor, dipaksa untuk kerja secara remote. Situasi tersebut pun menimbulkan peluang karir baru di dunia kerja. Di sisi lain, ada pula pekerjaan yang tersisihkan karena adanya perubahan tersebut.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Interpersonal Skill dalam Organisasi
Faktor eksternal selanjutnya yang berpengaruh penting pada perencanaan karir adalah perkembangan teknologi. Kecanggihan teknologi membuka banyak peluang baru dalam dunia kerja. Hasilnya, saat ini kamu akan menemukan banyak pilihan karir yang relatif baru. Pilihan karir baru tersebut mengindikasikan adanya perubahan kebutuhan dari sektor industri.
Kecanggihan teknologi tidak hanya memunculkan prospek karir baru. Di waktu yang sama, banyak perusahaan yang memahami pentingnya keberadaan karyawan dengan latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi. Oleh karena itu, tingkat kebutuhan karyawan di bidang terus meningkat dan berpotensi memperoleh bayaran tinggi.
Fenomena tersebut mendorong banyak orang untuk memilih berkarir di sektor teknologi informasi. Peluang gaji yang tinggi menjadi alasan utamanya. Ditambah lagi, peluang kerja di bidang ini tidak hanya bisa kamu dapatkan dari perusahaan dalam negeri. Namun, banyak pula prospek karir di perusahaan di luar negeri.
Perencanaan karir yang kamu susun juga bakal dipengaruhi oleh kriteria promosi. Saat melakukan penyusun rencana karir, kamu perlu melakukan riset secara mendalam terkait karir yang diinginkan. Saat itu, kamu tentunya lebih mempertimbangkan karir yang menjanjikan promosi jabatan lebih tinggi, kan?
Hal yang tak boleh kamu lewatkan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir adalah keluarga. Faktor ini berlaku tidak hanya bagi karyawan yang telah menikah, tetapi juga bagi mereka yang masih berstatus belum menikah.
Ketika sudah berkeluarga, kamu perlu mempertimbangkan pendapat pasangan terkait target karir di masa depan. Sementara itu, bagi mereka yang masih berstatus lajang, pertimbangan dari orang tua kerap menjadi landasan utama dalam proses pengambilan keputusan.
Selain itu, interaksi di dalam keluarga juga memiliki pengaruh yang tidak kalah besar dalam proses pemilihan karir. Interaksi tersebut akan membentuk cara pandang seseorang terhadap karir. Oleh karena itu, tidak heran kalau ada keluarga yang mayoritas anggotanya berprofesi di bidang yang sama.
Terakhir, kamu juga akan merasakan adanya faktor yang mempengaruhi perencanaan karir berupa lingkungan pergaulan. Fakta penting yang perlu kamu ketahui, pergaulan memiliki pengaruh sangat kuat terkait perencanaan karir.
Kamu dapat memunculkan ketertarikan pada bidang tertentu lewat interaksi dengan teman sebaya. Selain itu, pergaulan juga dapat menimbulkan harapan serta pandangan berkaitan dengan pilihan karir di masa depan.
Baca Juga: Kuasai 5 Public Speaking Skills Berikut untuk Siap Dunia Kerja
Nah, itulah pembahasan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir. Pengetahuan ini memiliki peran penting bagi kamu dalam memperluas pilihan karir di masa depan. Opsi karir yang luas memberi peluang bagi kamu dalam menentukan pilihan sesuai keinginan.
Untuk memperoleh karir cerah di masa depan, manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Jangan pernah berhenti untuk belajar hal-hal baru yang berdampak positif pada karir. Kamu pun bisa melakukannya dengan dukungan berbagai pilihan kursus pengembangan diri dan keterampilan lewat GreatNusa.
GreatNusa menawarkan banyak pilihan kursus online yang dilengkapi dengan materi serta tenaga pengajar berkualitas. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan opsi karir yang luas di masa depan.
Semoga bermanfaat.